
Pelita News | Cirebon Timur – Sebagai wujud dukungan terhadap Asta Cita Presiden dalam Program ketahanan pangan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wira Karya Desa Kaligawe Wetan, Kecamatan Susukanlebak pada tahun 2025 ini tengah serius dan fokus pada pengembangan budidaya ayam petelur. Hari ini, BUMDes Wira Karya Desa Kaligawe Wetan siap menjadi sentra produksi telur khususnya di wilayah timur Kabupaten Cirebon, Rabu (10/12/2025).
Kuwu Desa Kaligawe Wetan, Kecamatan Susukanlebak, Lilis mengungkapkan, Pemerintah desa telah mengalokasikan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 ini senilai Rp.171.147.000,- atau 20 persen dari jumlah nilai Anggaran Dana Desa yang di dapat untuk pembangunan kandang ayam petelur secara permanen dan kokoh menggunakan bahan baja ringan.
“Selain pembangunan kandang yang maksimal, hari ini juga BUMDes sudah mulai siap menjadi sentra produksi telur yang dapat di salurkan atau dijual secara umum. Untuk tahun ini kita baru isi sebanyak 150 ekor ayam petelur, selanjutnya di anggaran tahun 2026 nanti akan kita tambah sebanyak 850 ekor,“ ungkapnya.
Ia kembali mengatakan, kegiatan budidaya ayam petelur menjadi salah satu solusi strategis dalam upaya meningkatkan ketersediaan pangan, khususnya telur ayam lokal. Budidaya ayam petelur ini dipilih karena di yakini memiliki potensi besar dan memiliki nilai ekonomi tinggi, permintaan yang stabil di pasaran, serta dapat mendukung upaya untuk memenuhi kebutuhan telur ayam lokal.
“Kedepannya BUMDes diharapkan dapat memberdayakan masyarakat untuk memiliki usaha secara mandiri, sehingga Bumdes nantinya sebagai penanam saham”, terang Lilis.
Lilis mempersilahkan masyarakat yang ingin membeli telur dari produksi BUMDes dapat langsung datang ke kandang dan bertransaksi dengan pengurus BUMDes. Sejauh ini juga, Pemdes bersama BUMDes akan terus mengedukasi warga tentang cara beternak ayam yang baik dan benar, serta manajemen usaha yang efektif.
“Kami ingin semua warga bisa terlibat dalam usaha ini dan dapat merasakan manfaatnya,“ imbuhnya. @Ries















