Cirebon, – Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon menegaskan bahwa meskipun mengalami antrian panjang akibat lonjakan jumlah pasien, pelayanan rawat jalan tetap sesuai Standar Operasional Prosedur.
Menurut Direktur RSD Gunung Jati, dr. Katibi, RSD Gunung Jati melayani 1.085 pasien rawat jalan, melampaui batas normal yang biasanya hanya 426 pasien.
” Meskipun jumlah pasien dua kali lipat dari hari biasa, pihaknya telah menyiapkan tenaga medis yang memadai, termasuk 5 dokter penyakit dalam, 3 dokter penyakit jantung, dan 2 dokter bedah saraf, untuk melayani pasien rawat jalan,” kata dr katibi kepada awak media, Jumat (19/4/2024).
dr. Katibi mengatakan, antrian yang panjang disebabkan oleh banyak pasien yang belum memanfaatkan layanan online yang disediakan oleh RSD Gunung Jati, seperti Aplikasi JATI ISUN dan WhatsApp Center.
menurutnya, masyarakat untuk memanfaatkan layanan online tersebut guna menghindari antrian panjang di pendaftaran rawat jalan.
Ia mengatakan, Pelayanan rawat jalan di RSD Gunung Jati dibuka dari pukul 05.30 WIB sampai 11.00 WIB pada pagi hari, serta dilanjutkan pada sore hari,” katanya.
dr. Katibi menambahkan, masyarakat diingatkan untuk datang 15 menit sebelum dipanggil.
“Pihaknya akan menindaklanjuti arahan dari Walikota Cirebon terkait layanan rawat jalan, termasuk pemanfaatan ruang rawat inap dan penambahan dokter spesialis yang dibutuhkan oleh masyarakat,” tuturnya. (Wandi)















