• Advertorial
    • Kontak Kami
    Jumat, Juli 10, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    AMCB Audiensi ke Dinas Pertanian, Soroti Dugaan Carut-Marut Pengelolaan Aset Pemda di Kabupaten Cirebon 

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Mei 21, 2026
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON, Uncategorized
    0 0
    0
    AMCB Audiensi ke Dinas Pertanian, Soroti Dugaan Carut-Marut Pengelolaan Aset Pemda di Kabupaten Cirebon 
    0
    BERBAGI
    8
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

     

    Kabupaten Cirebon Pelita News-

    Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Aliansi Cirebon Bersatu (AMCB) menggelar audiensi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, guna mempertanyakan dugaan carut-marut pengelolaan aset milik Pemerintah Daerah (Pemda), Kamis (21/5/2026).

     

    Dalam audiensi tersebut, sejumlah persoalan mencuat, mulai dari dugaan penyalahgunaan aset daerah, mekanisme sewa lahan yang dinilai tidak transparan, hingga dugaan cacat administrasi dalam pengangkatan pihak tertentu yang disebut tidak mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup).

     

    Aktivis AMCB, Jeki Mulyadi, menyoroti pengelolaan aset daerah yang dinilai perlu dibuka secara terang-benderang kepada publik. Menurutnya, aset milik pemerintah merupakan bagian dari kekayaan daerah yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai aturan hukum.

    “Kami mempertanyakan mekanisme pengelolaan aset pemda yang ada di lingkungan Dinas Pertanian. Jangan sampai muncul dugaan penyimpangan atau pengelolaan yang tidak sesuai prosedur,” ujar Zaki dalam audiensi tersebut.

     

    Hal senada disampaikan Kusmin Scm. Ia menilai terdapat sejumlah persoalan yang perlu mendapat klarifikasi dari pihak dinas, khususnya terkait mekanisme sewa lahan yang diduga dilakukan melalui penunjukan langsung. “Kami meminta penjelasan soal mekanisme sewa lahan. Kalau memang ada penunjukan langsung, dasar hukumnya apa? Karena aset pemerintah seharusnya dikelola secara terbuka dan akuntabel,” kata Kusmin.

     

    Tak hanya itu, Kusmin juga mempertanyakan dugaan adanya surat keputusan (SK) pengangkatan yang dinilai tidak mengacu pada regulasi atau Peraturan Bupati yang berlaku. Menurutnya, hal tersebut perlu ditelusuri agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

     

    Dalam forum audiensi itu, AMCB juga menyoroti persoalan bantuan kelompok tani. Mereka menduga proses belanja barang bantuan dalam program yang bersifat swakelola, termasuk IPKK, didominasi pihak tertentu di lingkungan dinas.

     

    Bisri, salah satu perwakilan LSM yang hadir, meminta seluruh proses pengadaan dan distribusi bantuan dilakukan secara transparan agar tidak memunculkan kecurigaan di tengah masyarakat.

    “Karena ini menyangkut uang negara dan bantuan untuk masyarakat, maka seluruh prosesnya harus terbuka. Jangan sampai ada dugaan penguasaan atau pengendalian bantuan oleh oknum tertentu,” ujar Bisri.

     

    Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai pertanyaan dan dugaan yang disampaikan dalam audiensi tersebut.

    AMCB berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola aset dan program bantuan di lingkungan Dinas Pertanian agar tidak menimbulkan keresahan publik serta tetap berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

     

    Deni kepala dinas pertanian kabupaten cirebon membatah ada nya carut marut tentang sewa aset, itu habya retribusi pemda berdasarkan Perbup dan perda karena dari 2025 sampai 2026 ini tidak sewa baik lelang ataupun juksung karena itu kewenangan BKAD tentang aset pemda soal tanah pertanian 2014 Hektar, bersikukuh arti nya bukan retribusi. Seperti aset pemda di daerah paliman menurut nua itu tanah tidak terdaftar di dinas pertanian.

     

    Kaerudin Usman juga menanyakan kenapa bendahara tidak tau benyak uang nya.

    Karena menurut nya itu pembelanjaan barang  di koordinir oleh pihak dinas ujar kaerudin usman, dan ada sawah dan ada tanah darat, itu yang perlu di tanyakan.ujar mas boy,” sambil tuding dinas pertaniandiduga amburadul atau abu abu.

     

    Pertanyakan uang hasil sewa atau rebusi di pertanyakan,” Termasuk tanah sawah aset pemda di wilayan palimanan ini justru tidak terdaftar, ” Termasuk sewa lahan nya itu terkesan murah sekali masa hanya 13 juta per hektar nya” ini mungkin ada kongkalingkong,”” Tuding nya.

     

    Batara juga memnerikan kata sambuatan nya siap dan mendukung ada nya audensi ini dan tetap akan saya kawal kata batara.mengakhiri sambuatan nya.

     

    Kepala dinas pertanian, Dedi, Kami juga berterima kasih atas adanya audensi dan saya akan bertanggung jawab dan apa bila ada staf atu anggota yang bersalah akan saya tegur dan saya tindak,” Ucap nya sambil memutup audensi.(Sur)

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Jadwal Sidang Kasus Pembunuhan Sekeluarga  Hadirkan Saksi Ahli, Tidak Hadir

    Berikutnya

    SPPG Ambit Terendam Banjir, Ribuan Penerima Manfaat Tak Terlayani – FORMASI Desak Evaluasi Seluruh Dapur MBG di Cirebon

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    SPPG Ambit Terendam Banjir, Ribuan Penerima Manfaat Tak Terlayani – FORMASI Desak Evaluasi Seluruh Dapur MBG di Cirebon

    SPPG Ambit Terendam Banjir, Ribuan Penerima Manfaat Tak Terlayani – FORMASI Desak Evaluasi Seluruh Dapur MBG di Cirebon

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tensi Konflik Internal RS Permata Cirebon Meningkat, 18 Pemegang Saham Minoritas Tinggalkan RUPST dan Kirim Somasi Terakhir

    Tensi Konflik Internal RS Permata Cirebon Meningkat, 18 Pemegang Saham Minoritas Tinggalkan RUPST dan Kirim Somasi Terakhir

    Juli 1, 2026
    Rawan Kecelakaan! Jembatan Baru Depan SMAN 1 Lemahabang Makan Korban Lagi, Warga: Dulu Aman

    Rawan Kecelakaan! Jembatan Baru Depan SMAN 1 Lemahabang Makan Korban Lagi, Warga: Dulu Aman

    Juni 25, 2026
    SPMB 2026/2027 SMK Negeri 1 Lemahabang Dibuka: Ini Timeline, Jalur & Kuotanya

    SPMB 2026/2027 SMK Negeri 1 Lemahabang Dibuka: Ini Timeline, Jalur & Kuotanya

    Juni 8, 2026
    Jembatan Baru Depan SMAN 1 Lemahabang Gagal Fungsi, Dulu Aman Kini Rawan Kecelakaan & Banjir

    Jembatan Baru Depan SMAN 1 Lemahabang Gagal Fungsi, Dulu Aman Kini Rawan Kecelakaan & Banjir

    Juni 25, 2026
    Bahayakan Pengendara Lalulintas, Proyek Rp744 Juta Jalan Cipeujeuh – Kamarang Minim Rambu

    Bahayakan Pengendara Lalulintas, Proyek Rp744 Juta Jalan Cipeujeuh – Kamarang Minim Rambu

    Juli 10, 2026
    Pakai Dana Pribadi, Darmawan Perbaiki Jalan Rusak di desa Kaligawe Wetan

    Pakai Dana Pribadi, Darmawan Perbaiki Jalan Rusak di desa Kaligawe Wetan

    Juli 10, 2026
    3 Siswa SMAN 1 Ciledug Melaju ke OSN Tingkat Provinsi Jabar 2026

    3 Siswa SMAN 1 Ciledug Melaju ke OSN Tingkat Provinsi Jabar 2026

    Juli 9, 2026
    Guru PAUD Sering Dipandang Sebelah Mata, Ribuan Guru Mendesak Pemerintah Segera Revisi UU Sisdiknas 

    Guru PAUD Sering Dipandang Sebelah Mata, Ribuan Guru Mendesak Pemerintah Segera Revisi UU Sisdiknas 

    Juli 9, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • DPUTR: Lelang Tahap 2 Tuntas, Ini Daftar 91 Paket Infrastruktur Kabupaten Cirebon Mulai Dikebut

      DPUTR: Lelang Tahap 2 Tuntas, Ini Daftar 91 Paket Infrastruktur Kabupaten Cirebon Mulai Dikebut

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pakai Dana Pribadi, Darmawan Perbaiki Jalan Rusak di desa Kaligawe Wetan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Wujudkan Sekolah Berbudaya, YPI An-Nuur Pasaleman Gelar Workshop Pojok Budaya

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pembunuhan Satu Keluarga di Paoman Indramayu, Divonis Mati

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Juara Umum 2 Tahun Beruntun! SMAN 1 Babakan Pertahankan Tahta FLS3N Kabupaten Cirebon 2026 dengan 5 Emas

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,580)
    • EKONOMI & BISNIS (316)
    • INDRAMAYU (5,343)
    • INFORMASI (568)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,062)
    • KESEHATAN (84)
    • KOTA CIREBON (1,054)
    • KUNINGAN (135)
    • MAJALENGKA (65)
    • NASIONAL (636)
    • OLAHRAGA (43)
    • PEMERINTAH DAERAH (734)
    • TEKNOLOGI (92)
    • Uncategorized (611)

    Berita Terbaru

    Bahayakan Pengendara Lalulintas, Proyek Rp744 Juta Jalan Cipeujeuh – Kamarang Minim Rambu

    Bahayakan Pengendara Lalulintas, Proyek Rp744 Juta Jalan Cipeujeuh – Kamarang Minim Rambu

    Juli 10, 2026
    Pakai Dana Pribadi, Darmawan Perbaiki Jalan Rusak di desa Kaligawe Wetan

    Pakai Dana Pribadi, Darmawan Perbaiki Jalan Rusak di desa Kaligawe Wetan

    Juli 10, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk