• Advertorial
    • Kontak Kami
    Jumat, Juli 31, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Lahan Pertanian Yang Luput Dari Banjir Kini Harus Lawan Hama Burung

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Februari 23, 2021
    dalam CIAYUMAJAKUNING, INDRAMAYU
    0 0
    0
    Lahan Pertanian Yang Luput Dari Banjir Kini Harus Lawan Hama Burung
    0
    BERBAGI
    22
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter
    Indramayu.PN
             Lahan pertanian milik petani yang luput dari banjir kini harus melawan hama burung yang tiap hari menyerang lahan sawah yang sudah keluar padi, sebab jika tidak dijaga padi akan tidak ada isinya akibat hama tersebut, seperti yang diungkapkan oleh pemilik lahan pertanian Wahyudi alias Boleng kepada harian pelita Selasa (23/02).
            Usia tanam padi sudah hampir tiga bulan mulai keluar padi, kendati luput dari banjir kemarin namun saat ini harus mengusir hama burung , ribuan hama burung terus menyerang tanaman padi miliknya, sebab jika hama burung tersebut tidak di lawan maka hasil panen tidak akan maksimal, karena habis dimakan hama,  sehingga tiap hari mau tidak mau harus ke sawah sambil mebawa petasan untuk memgusir hama burung tersebut ” untuk menjaga hama burung tidal bisa sendirian minimal tiga atau empat orang” ujar boleng.
              Menurut Wahyudi alias boleng warga sleman kecamatan Sliyeg Indramayu menjelaskan, hama burung tergolong paling ganas dibamdingkan hama tanaman padi lainnya, persoalannya kalau hama burung menyerang tanaman padi saat sudah berisi, sehingga para petani harus benar benar mampu mengusir hama dimaksud, berbeda dengan hama tanan padi lainnya seperti hama wereng dan Sebagainya , hama wereng mulaienywrang saat tanaman padi baru satu bulan, namun hama wereng bisa hilang ketika sudah di lakukan penyemprotan insektisida akan tetapi hama burung harus dijaga setiap hari ” hama wereng sangat mudah untuk dibrantas tapi hama burung sangat susah” ujar dia
            Boleng menbahkan , para petani jika tidak mampu mengusir hama burung maka maka kerugian sudah diambang pintu, sebab jika dihitung biaya produlsi dari muai awal penggarapan tanah sawah samapai padi dibawa pulang kerumah dipwrkurakan mengjabiskan biaya sebesbar Rp.7 juta, itu hitungan aman,  akan tetapi dengan kondisi menghadapai hama burung maka biaya akan bertambah. Oleh karenanya untuk meminimalisir kerugian petani,  maka mau tidak mau berjuang melawan hama burung, ” kenapa harus berjuang melawan hama burung, karena disawah sudah terihat padi sebagai harapan para petani membawa hasil produksi” pungkas Wahyudi alias boleng .(duliman)
    Tags: CiayumajakuningIndramayu
    Sebelumnya

    Pra TMMD Sengkuyung Bumiayu Brebes Kebut Pekerjaan Talud dan Riol

    Berikutnya

    Pasca Banjir, Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan LPG Aman

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Pasca Banjir, Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan LPG Aman

    Pasca Banjir, Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan LPG Aman

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tensi Konflik Internal RS Permata Cirebon Meningkat, 18 Pemegang Saham Minoritas Tinggalkan RUPST dan Kirim Somasi Terakhir

    Tensi Konflik Internal RS Permata Cirebon Meningkat, 18 Pemegang Saham Minoritas Tinggalkan RUPST dan Kirim Somasi Terakhir

    Juli 1, 2026
    Ratusan Siswa Baru SMK Bina Warga Lemahabang Ikuti MPLS, Bentuk Karakter dan Literasi Digital

    Ratusan Siswa Baru SMK Bina Warga Lemahabang Ikuti MPLS, Bentuk Karakter dan Literasi Digital

    Juli 18, 2026
    Puluhan Ribu Hektare Tanaman Padi di Indramayu Terancam Puso

    Puluhan Ribu Hektare Tanaman Padi di Indramayu Terancam Puso

    Juli 23, 2026
    Pertamina Tuntaskan Restorasi Empat Tangki Mogas Strategis di PPN Kilang Balongan

    Pertamina Tuntaskan Restorasi Empat Tangki Mogas Strategis di PPN Kilang Balongan

    Juli 12, 2026
    Melalui Audensi, FMPDG Minta Pemkab Cirebon Selesaikan Masalah Kurangnya Pasokan Air Dilahan Pertanian Desa Geyongan

    Melalui Audensi, FMPDG Minta Pemkab Cirebon Selesaikan Masalah Kurangnya Pasokan Air Dilahan Pertanian Desa Geyongan

    Juli 31, 2026
    Sambut Pesta Laut Nadran, Warga Desa Citemu Pertanyakan Transparansi Anggaran

    Sambut Pesta Laut Nadran, Warga Desa Citemu Pertanyakan Transparansi Anggaran

    Juli 31, 2026
    Kepala SMAN 1 Lemahabang Nina Ernawati Purnamasari Lantik 60 Anggota MPK Masa Bakti 2026-2027

    Kepala SMAN 1 Lemahabang Nina Ernawati Purnamasari Lantik 60 Anggota MPK Masa Bakti 2026-2027

    Juli 31, 2026
    Cegah Terlibat Geng Motor dan Tawuran, Kapolsek Balongan Indramayu Ajak Warga Jaga Kamtibmas

    Cegah Terlibat Geng Motor dan Tawuran, Kapolsek Balongan Indramayu Ajak Warga Jaga Kamtibmas

    Juli 30, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Peringkat 2 Desa Anti-Korupsi, Desa Karangwuni Launching Transformasi Digital: Warga Diluar Kota Tidak Perlu Lagi Pulang Kampung

      Peringkat 2 Desa Anti-Korupsi, Desa Karangwuni Launching Transformasi Digital: Warga Diluar Kota Tidak Perlu Lagi Pulang Kampung

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Kepala SMAN 1 Lemahabang Nina Ernawati Purnamasari Lantik 60 Anggota MPK Masa Bakti 2026-2027

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Polda Jabar Lakukan Sertijab 13 Kapolres dan Kabid TIK

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Melalui Audensi, FMPDG Minta Pemkab Cirebon Selesaikan Masalah Kurangnya Pasokan Air Dilahan Pertanian Desa Geyongan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Dugaan Mark up Belanja Rutin Rp39 Miliar, Dirut Perumdam TDA Indramayu Diperiksa Kejaksaan 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,684)
    • EKONOMI & BISNIS (320)
    • INDRAMAYU (5,382)
    • INFORMASI (571)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,126)
    • KESEHATAN (84)
    • KOTA CIREBON (1,056)
    • KUNINGAN (136)
    • MAJALENGKA (67)
    • NASIONAL (638)
    • OLAHRAGA (43)
    • PEMERINTAH DAERAH (744)
    • TEKNOLOGI (94)
    • Uncategorized (693)

    Berita Terbaru

    Melalui Audensi, FMPDG Minta Pemkab Cirebon Selesaikan Masalah Kurangnya Pasokan Air Dilahan Pertanian Desa Geyongan

    Melalui Audensi, FMPDG Minta Pemkab Cirebon Selesaikan Masalah Kurangnya Pasokan Air Dilahan Pertanian Desa Geyongan

    Juli 31, 2026
    Sambut Pesta Laut Nadran, Warga Desa Citemu Pertanyakan Transparansi Anggaran

    Sambut Pesta Laut Nadran, Warga Desa Citemu Pertanyakan Transparansi Anggaran

    Juli 31, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk