Pelita News | Cirebon — Jagat media sosial dihebohkan unggahan akun Instagram @info.sindanglaut terkait kecelakaan maut yang menewaskan seorang pemuda asal Desa Ciawijapura, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon. Peristiwa terjadi di Jembatan Kanci, Kecamatan Astanajapura, pada malam Lebaran Idul Adha, Rabu 27 Mei 2026 sekitar pukul 03.45 WIB.
Korban bernama Suwanto meninggal dunia dengan luka serius di bagian kepala. Satu orang saksi yang dibonceng mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS terdekat.
Menurut kesaksian saksi mata di TKP, korban dan saksi sedang dalam perjalanan pulang dari Kota Cirebon menuju Desa Ciawijapura Blok Simbar. Saksi yang dibonceng merupakan warga Kanci, Kecamatan Astanajapura. Ia mengaku sempat dikejar gerombolan pengendara motor yang motifnya belum diketahui. Tiba-tiba kelompok itu menyerang hingga korban panik dan terjatuh dari sepeda motornya.
“Ini bukan murni kecelakaan ataupun begal melainkan keganasan geng motor,” ujar saksi sekaligus korban yang selamat.
Berbeda dengan keterangan saksi, pihak berwajib setelah melakukan identifikasi di TKP menyebut kejadian ini sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal.
Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban bersama Kadus Desa Ciawijapura telah melapor ke Polresta Cirebon. Kasus kini masih dalam penanganan kepolisian. Keluarga terus mencari keadilan dan kepastian atas penyebab kematian Suwanto.
Netizen Desak Usut Tuntas
Unggahan @info.sindanglaut memicu banjir komentar warganet. Mayoritas mendesak aparat kepolisian agar serius mengusut tuntas dan menolak narasi “kecelakaan tunggal”.
Kakak korban, akun @kurniawan_ade_, menulis:
“Assalamualaikum. Bismillah. Mohon doanya untuk adik saya Suwanto semoga ditempatkan di surganya Allah SWT. Saya bersama Kadus desa ciawijapura dan Polsek Astana Japura sudah melakukan laporan/aduan ke polres Cirebon dan sekarang sedang di tangani oleh kepolisian, semoga tragedi yg di alami adik saya (Suwanto) bisa ada titik terang dengan hasil yg benar. Saya punya video saksi hidup nya. Ingat Ini bukan lakalantas. Akan saya perjuangkan. Pak @dedimulyadi71 minta bantu. #tragediSuwantoCirebon.”
Komentar senada juga datang dari warganet lain:
@ghazizizi: “BUKAN KECELAKAAN TUNGGAL, INI MELIBATKAN GENG MOTOR!!!”
@__uceeyyyy: “USUT TUNTAS GA TERIMA BGT INI DIBILANG KECELAKAAN TUNGGAL @humaspolrestacirebon @dedimulyadi71 @kdm_jawabarat”
@aboutallkaylaaa: “BUKAN KECELAKAAN TUNGGAL TAPI INI MELIBATKAN GENG MOTOR, USUT SAMPE AKAR” NYA, NYAWA DI BALAS NYAWA @humaspolrestacirebon @dedimulyadi71.”
@mhmdddrzkyyy___: “BUKAN KECELAKAAN TUNGGALL,UDAH JELAS JELAS DARI SAKSI MATA BILANG GENG MOTOR!!!! KAWALL SAMPE USUT TUNTAS. nyawa bales nyawa!”
Tagar #tragediSuwantoCirebon dan seruan “USUT TUNTAS” mendominasi kolom komentar. Banyak yang menyorot akun @dedimulyadi71, @humaspolrestacirebon, serta @kdm_jawabarat agar kasus ini segera mendapat titik terang.
Hingga kini Polresta Cirebon belum merilis keterangan resmi terbaru terkait hasil penyelidikan. Keluarga korban berharap proses hukum berjalan transparan agar misteri di balik tewasnya Suwanto bisa terungkap seadil-adilnya. @Ries














