IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Sabtu, Oktober 24, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Pemkot Cirebon Komitmen Tekan Angka Stunting Berbasis Intervensi Tepat Sasaran

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    April 7, 2026
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KOTA CIREBON, Uncategorized
    0 0
    0
    Pemkot Cirebon Komitmen Tekan Angka Stunting Berbasis Intervensi Tepat Sasaran
    0
    BERBAGI
    12
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    BANDUNG Pelita News- Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen dalam percepatan penurunan stunting melalui sinergi lintas sektor dan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hal tersebut tercermin dari kehadiran Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Siti Maria Listiyawati dalam rapat evaluasi penanganan stunting tingkat Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat sebagai bagian dari upaya bersama menekan angka stunting secara berkelanjutan.

     

    Dalam arahannya, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menekankan pentingnya pendekatan yang lebih fokus dan berbasis wilayah. Ia meminta seluruh daerah untuk mengidentifikasi secara rinci kecamatan dan desa dengan prevalensi stunting tinggi agar penanganannya bisa lebih terarah dan efektif.

     

    “Kita harus lebih berkonsentrasi lagi, lebih fokus lagi. Di kecamatan mana, di desa mana yang stuntingnya tinggi dan memerlukan penanganan yang sangat serius,” ujarnya.

     

    Ia juga menegaskan target besar Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam lima tahun ke depan, yakni mewujudkan “zero new stunting” atau tidak ada lagi bayi yang lahir dalam kondisi stunting.

     

    “Kami ingin seluruh kabupaten dan kota memiliki semangat yang sama. Jawa Barat harus benar-benar menuju zero new stunting. Tidak ada lagi stunting baru dalam lima tahun ke depan,” tegasnya.

     

    Lebih lanjut, Wakil Gubernur mengungkapkan bahwa persoalan sanitasi dan akses air minum yang layak masih menjadi faktor dominan penyebab stunting. Ia menyebutkan bahwa sanitasi buruk dapat meningkatkan risiko stunting hingga 3,47 kali, sementara balita dengan riwayat diare berulang memiliki risiko 12 hingga 18 persen lebih tinggi mengalami stunting.

     

    “Masalah sanitasi, terutama di wilayah pinggiran dan perkampungan, masih menjadi tantangan serius. Kondisi jamban yang berdekatan dengan sumber air menjadi salah satu penyebab utama yang harus segera ditangani,” jelasnya.

     

    Wakil Gubernur juga memaparkan kabar baik terkait tren penurunan prevalensi stunting di Jawa Barat. Pada tahun 2024, angka stunting berhasil turun signifikan dari 21,7 persen menjadi 15,9 persen. Upaya ini dinilai sebagai hasil dari kerja keras bersama yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.

     

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menyampaikan bahwa kehadirannya dalam forum tersebut merupakan bagian dari peran sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) di tingkat kota.

     

    “Banyak sekali pencerahan yang kami dapatkan, terutama terkait strategi pencegahan dan penanganan stunting yang lebih efektif,” ungkapnya.

     

    Ia juga mengapresiasi capaian Kota Cirebon yang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi semua pihak, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun masyarakat.

     

    “Alhamdulillah, angka stunting di Kota Cirebon sudah turun menjadi 14,9 persen. Terimakasih untuk seluruh pihak karena ini merupakan hasil kerja bersama,” ujarnya.

     

    Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting, mulai dari peningkatan kesadaran kesehatan hingga perbaikan pola asuh dan gizi keluarga.

     

    “Semangat untuk pencegahan stunting. Semoga Indonesia bisa benar-benar menuju zero stunting,” tambahnya.

     

    Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan langkah dan komitmen kuat antar daerah dalam mempercepat penurunan stunting. Pemerintah Kota Cirebon pun optimistis, dengan kolaborasi yang solid dan strategi yang tepat, target penurunan stunting dapat tercapai secara berkelanjutan demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.

     

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Siti Maria Listiyawati menjelaskan bahwa rapat tersebut tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga sebagai langkah persiapan menghadapi pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) ke depan.

     

    “Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan evaluasi terhadap upaya penurunan stunting sekaligus mempersiapkan pelaksanaan SSGI di bulan-bulan mendatang,” jelasnya.

     

    Ia juga menyampaikan bahwa Kota Cirebon menunjukkan tren positif, dengan penurunan angka stunting dari 19,9 persen menjadi 14,9 persen pada survei terakhir.

     

    “Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan intervensi yang dilakukan tepat sasaran,” katanya.

     

    Selain isu stunting, dalam forum tersebut juga dibahas mengenai penguatan jaminan kesehatan di luar skema BPJS Kesehatan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Cirebon.

     

    “Beberapa kasus seperti korban kekerasan atau tindak kriminal tidak dapat dicover oleh BPJS. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu menyiapkan anggaran khusus untuk menjamin pelayanan kesehatan bagi masyarakat dalam kondisi tersebut,” jelas Siti Maria.(Sur)

    Tags: CiayumajakuningKota Cirebon
    Sebelumnya

    Wakil Wali Kota Dorong Ekonomi dan Wisata Baru

    Berikutnya

    UGJ Gandeng Bank Indonesia Cirebon, Perkuat Riset Ekonomi hingga Beasiswa Mahasiswa

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    UGJ Gandeng Bank Indonesia Cirebon, Perkuat Riset Ekonomi hingga Beasiswa Mahasiswa

    UGJ Gandeng Bank Indonesia Cirebon, Perkuat Riset Ekonomi hingga Beasiswa Mahasiswa

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Oktober 15, 2026
    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    September 26, 2026

    Diduga (F) Direktur PT Borneo Belum Bayar Upah Pekerja dan Pembelian Bahan Material 

    Oktober 8, 2026
    Garam Cirebon Punya Potensi Besar, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Akses Pembiayaan

    Garam Cirebon Punya Potensi Besar, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Akses Pembiayaan

    Oktober 8, 2026
    BPD Ciawijapura Fiktif?! Tanda Tangan Warga Dipalsukan?! Aduan Warga Masuk Tahap Penyelidikan Unit Harda Polresta Cirebon 

    BPD Ciawijapura Fiktif?! Tanda Tangan Warga Dipalsukan?! Aduan Warga Masuk Tahap Penyelidikan Unit Harda Polresta Cirebon 

    Oktober 23, 2026
    Gema Al-Qur’an di Alun-alun Kejaksan, Wakil Wali Kota Cirebon Dorong NGAOS Jadi Gerakan Cinta Al-Qur’an

    Gema Al-Qur’an di Alun-alun Kejaksan, Wakil Wali Kota Cirebon Dorong NGAOS Jadi Gerakan Cinta Al-Qur’an

    Oktober 23, 2026
    Pemkot Cirebon Siapkan Pengembangan Karier Berbasis Sistem Merit

    Pemkot Cirebon Siapkan Pengembangan Karier Berbasis Sistem Merit

    Oktober 23, 2026
    Soal Penahanan Wabup Indramayu, Kejari Minta Publik Hormati Proses Hukum

    Soal Penahanan Wabup Indramayu, Kejari Minta Publik Hormati Proses Hukum

    Oktober 23, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • BPD Ciawijapura Fiktif?! Tanda Tangan Warga Dipalsukan?! Aduan Warga Masuk Tahap Penyelidikan Unit Harda Polresta Cirebon 

      BPD Ciawijapura Fiktif?! Tanda Tangan Warga Dipalsukan?! Aduan Warga Masuk Tahap Penyelidikan Unit Harda Polresta Cirebon 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • KDM Kerahkan Helikopter Water Bombing dan 1000 Relawan Padamkan Api di Gunung Ciremai

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Sikapi Desakan Mundur, Kuwu Ambit Tegaskan Ikuti Prosedur dan Siap Klarifikasi

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Lahap 60 Hektare! Karhutla Gunung Ciremai Meluas Kuningan – Majalengka, Helikopter Water Bombing Ambil Air Situ Cipariuk

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Perempuan Tangguh Operator SPBU

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,132)
    • EKONOMI & BISNIS (344)
    • INDRAMAYU (5,579)
    • INFORMASI (604)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,357)
    • KESEHATAN (87)
    • KOTA CIREBON (1,098)
    • KUNINGAN (155)
    • MAJALENGKA (81)
    • NASIONAL (670)
    • OLAHRAGA (48)
    • PEMERINTAH DAERAH (792)
    • TEKNOLOGI (112)
    • Uncategorized (999)

    Berita Terbaru

    BPD Ciawijapura Fiktif?! Tanda Tangan Warga Dipalsukan?! Aduan Warga Masuk Tahap Penyelidikan Unit Harda Polresta Cirebon 

    BPD Ciawijapura Fiktif?! Tanda Tangan Warga Dipalsukan?! Aduan Warga Masuk Tahap Penyelidikan Unit Harda Polresta Cirebon 

    Oktober 23, 2026
    Gema Al-Qur’an di Alun-alun Kejaksan, Wakil Wali Kota Cirebon Dorong NGAOS Jadi Gerakan Cinta Al-Qur’an

    Gema Al-Qur’an di Alun-alun Kejaksan, Wakil Wali Kota Cirebon Dorong NGAOS Jadi Gerakan Cinta Al-Qur’an

    Oktober 23, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk