Pelita News | Cirebon Timur – Minimnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah sembarangan di pinggir jalan raya bisa berdampak sangat buruk. Seperti pemandangan di Ruas Jalan Kanci – Sindanglaut, sedikitnya terdapat tiga lokasi penumpukan sampah yang tak ada habisnya. Diantaranya jalan sekitar terowongan Kereta Api Mertapada, Jalan Raya Kanci dan jalan sekitar Fly Over Buntet, Kecamatan Astanajapura. Senin (2/2/2026).
Penumpukan sampah yang membusuk ini, praktis menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan. Selain itu, sampah yang tercecer di sepanjang jalan raya juga dapat menimbulkan kecelakaan lalulintas, penurunan keindahan visual, hingga mendatangkan berbagai penyakit yang mengancam kesehatan masyarakat.
Direktur PHIPA (Poros Hijau Pantura) CIREBON, Jarot kembali mengingatkan, pencemaran lingkungan yang di sebabkan sampah yang dibuang di pinggir jalan bisa mencemari tanah, air, dan udara, sehingga dapat merusak ekosistem. Lebih bahayanya lagi, sampah yang tercecer di jalan dapat menyebabkan kecelakaan lalulintas karena pengemudi bisa tergelincir atau tidak bisa melihat dengan jelas.
“Sampah yang dibuang sembarangan dijalan ini bisa menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri dan virus, sehingga meningkatkan risiko penyakit,“ jelasnya.
Pria yang dikenal aktif terhadap kondisi lingkungan ini menyebutkan, dampak lainnya akibat sampah yang dibuang di pinggir jalan bisa merusak kontruksi infrastruktur jalan. Maka untuk menghentikan persoalan sampah yang tak kunjung ada habisnya ini perlu kesadaran dan rasa tanggungjawab bersama.
“Masyarakat perlu sadar bahwa membuang sampah sembarangan di pinggir jalan raya adalah perilaku yang tidak baik dan bisa berdampak negatif bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar,“ ujar Jarot.
Jarot yang juga Ketua Komunitas Lentera Sasak menyebutkan, penuntasan masalah sampah tidak cukup dengan peran hadirnya Dinas Lingkungan hidup yang terus intens melakukan pengangkutan sampah, namun juga harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat dan sistem penyediaan bak sampah maupun pengangkutan sampah ditingkat desa.
“Saya kira semua masyarakat juga sudah bosan dengan pemandangan tumpukan sampah yang tak ada habisnya ini. Mari bersama-sama menjaga lingkungan untuk masa depan generasi kita yang mendatang,“ pungkasnya.
Pantauan Pelita News dilokasi Jalan Raya Kanci, terlihat petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon tengah berjibaku membersihkan dan mengangkut tumpukan sampah yang kumuh dan berbau menyengat. Senin (2/2/2026). @Ries















