
Pelita News | Cirebon Timur – Dalam rangka membentuk siswa yang disiplin dan bertanggung jawab, SMK Muhammadiyah Lemahabang, Kabupaten Cirebon menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Sebelumnya, kegiatan rutin tahunan ini dibuka dan dilaksanakan di sekolah selama 1,5 bulan lamanya dan ditutup dengan Pelantikan LDKS bertempat di Bumi Perkemahan Yonif R-321/Kostrad Galuh Taruna, Kabupaten Majalengka, Sabtu (20/9/2025) – Senin (22/9/2025).
Kegiatan Pelantikan LDKS yang dibuka dan ditutup oleh Sekretaris Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Lemahabang, Galuh Maulidin Rochman, M.Pd tersebut diikuti oleh seluruh siswa Kelas X SMK Muhammadiyah Lemahabang dengan mengusung tema “Membentuk Generasi Pemimpin Yang Berkarakter, Disiplin, Cerdas, Bertangungjawab, dan Berrakhlak Mulia”. Pada kegiatan ini dilaksanakan juga kegiatan lainnya seperti Keagamaan, Pengenalan PBB, Pengenalan Senjata, Hicking, Mountaineering, api unggun, pentas seni dan latihan tapak suci.
Ketua Panitia LDKS yang juga Wakasek Kesiswaan SMK Muhammadiyah Lemahabang, Jimmy Karlsson menyebutkan, tujuan dilaksanakannya kegiatan LDKS ini untuk membentuk kepribadian peserta didik yang matang dalam memahami kepemimpinan serta membentuk personal kepemimpinan pribadi siswa yang bertanggung jawab. Selain itu, dengan LDKS juga diharapkan para siswa dapat meningkatkan kemampuan berorganisasi.
“LDKS ini merupakan bentuk kegiatan yang bertolak ukur kepada peningkatan sumber daya peserta untuk mendalami dan memahami tentang konsep-konsep atau dasar-dasar sebuah organisasi,“ terangnya.
Untuk itu ia juga berharap kedepannya para siswa-siswi dapat memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, kerjasama yang baik, disiplin, mampu berkomunikasi, berani, berkarakter, dan tentunya berakhlakul karimah, karena merekalah para generasi penerus bangsa dan agama.
“Setiap siswa harus bisa memimpin dirinya terlebih dahulu sebelum memimpin orang lain, sehingga dapat menjadi contoh atau teladan bagi siswa yang lain agar dapat lebih disiplin dan bertanggung jawab. Pada dasarnya semua siswa memiliki potensi dan bakatnya masing – masing,“ tambah Jimmy. @Ries















