Pelita News Kabupaten Cirebon
Dalam suasana haru dan penuh duka, Camat Dukupuntang Kabupaten Cirebon Adang Suryana, S.Sos, bersama Kuwu Cipanas, Kuwu Cikalahang, Kuwu Bobos, Penjabat Kuwu Kedongdong Kidul dan Perwakilan Pemdes Girinata serta keluarga korban, mengikuti acara doa bersama yang digelar sebagai bentuk penghormatan dan keprihatinan atas musibah tanah longsor yang terjadi di area pertambangan galian C Gunung Kuda desa Cipanas beberapa hari lalu.
Acara tersebut berlangsung di lokasi musibah tanah longsor gunung kuda pada Rabu ( 4/6/25 ) dan dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Cirebon, tokoh agama, aparat desa, relawan serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat.
Doa bersama ini dipimpin oleh tokoh agama atau ustadz yang mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para korban yang meninggal dunia maupun yang masih dalam proses pencarian.
Camat Adang Suryana menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi ini dan mengajak seluruh warga untuk tetap bersatu serta saling menguatkan dalam menghadapi cobaan ” kami sangat berduka atas kejadian ini, doa kami selalu bersama keluarga korban, kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan evakuasi pencarian korban musibah tanah longsor gunung kuda yang belum diketemukan berjalan lancar ” ucapnya pada Journalist Harian Pelita News.
Kami pihak kecamatan Dukupuntang bersama pihak desa, relawan dan warga terus berjaga serta siap membantu proses evakuasi kepada keluarga terdampak termasuk untuk para korban yang belum diketemukan ” dengan rasa haru, saya sebagai Camat Dukupuntang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari pemerintah Kabupaten Cirebon serta masyarakat luas ” tegasnya.
Musibah tanah longsor ini terjadi pada jum’at 30 Mei 2025 di area pertambangan galian C gunung kuda desa Cipanas yang mengakibatkan korban meninggal, ada yang terluka, hingga saat ini, tim Basarnas, BPBD, Polresta Cirebon serta berbagai pihak lainnya masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan ” semoga korban yang masih tertimbun semuanya bisa diketemukan ” pungkas Camat Adang Suryana. ( Nurzaman )















