Pelita News, Cirebon
Acara Pelepasan dan Perpisahan
SMK As- salafiyah Kelas Industri digelar secara sederhana berlangsung di ruangan Sekolah. Hal itu sengaja dilakukan karena untuk mematuhi larangan Gubernur Jawa Barat, seperti tertuang dalam surat edaran (SE) bernomor 43/PK.03.04/KESRA yang ditunjukan kepada seluruh satuan Pendidikan dan Peserta didik di wilayah Jawa Barat
dilarang melaksanakan rangkaian perpisahan karena tidak memiliki esensi dan memberatkan orang tua siswa. Sabtu, 10 Mei 2025
Dian “Guru Ubin” Perwakilan Sekolah bidang industri mengatakan, Perpisahan Kelas XII ini sengaja digelar maju lebih awak tidak sesuai jadwal, Karena atas permintaan para siswa dan wali murid. Selain itu juga momen ini erat kaitannya dengan adanya
Permintaan Penandatangan kontrak kerja secara mendesak
yang dilakukan PT Cipta Mandiri Wirasakti (CMW) bersama para siswa-siswi kami yang telah lulus ditahun ini terkhusus untuk kelas TKJ akan segera dipekerjakan. “Menurut, Dian, pelepasan siswa
Yang berlangsung hari ini hanya untuk kelas TKJ saja, dan para murid tidak dibebankan biaya sepeserpun, “katanya.
Dian, selaku guru SMK As-Salafiyah merasa bahagia karena seluruh siswa tahun ajaran
2025-2026 ini dinyatakan lulus seratus persen, dan alkhamdulillah Para siswa di sekolah ini secara akademik
sudah sesuai harapan sesuai modul pembejatan sekolah. Selain itu pihak sekolah hingga saat ini berusah keras menggandeng Perusahaan-perusahaan lokal
untuk bisa diajak kerja sama dalam hal penempatan tenaga kerja Profesional sesuai kemapuan, sehingga lulusan sekolah ini dapat pekerjaan yang layak terkhusus bagi siswa-siswa yang tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, “tambahnya.
Acara Pelepasan siswa -siswi Kelas Industri ini dihadiri oleh
Para orang tua siswa, Kepala Sekolah bersama keluarga besar SMK As-Salafiyah, perwakilan KCD Wilayah X Jawa Barat, HRD
PT Cipta Mandiri Wirasakti serta Ketua dan anggota Komite Sekolah. (HAR)















