
Pelita News | Cirebon Timur – Dalam upaya antisipasi kenakalan remaja dan mencegah secara dini tindak kriminalitas dikalangan pelajar, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H menghadiri sekaligus memberikan pembinaan secara langsung kepada para pelajar SMPN 2 Lemahabang dalam giat Police Goes To School, Selasa (15/4).
Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H mengatakan, pada hari Selasa ini seluruh jajaran Polresta Cirebon dan para Kapolsek melaksanakan kegiatan Police Goes To School di wilayah masing-masing. Dalam kegiatan yang berlangsung pagi ini di SMPN 2 Lemahabang, dirinya menyampaikan pesan – pesan Kamtibmas kepada para pelajar harus menjadi generasi muda yang siap untuk menjadi pemimpin masa depan. Kemudian harus bisa melindungi dirinya masing-masing, caranya jika naik kendaraan bermotor wajib melindungi diri dengan menggunakan helm.
“Kalau masih kecil atau masih SMP jangan membawa motor sendiri, lebih baik di antara orangtua. Jadi orangtua juga penting membantu kedisiplinan anak – anak generasi muda. Kalau mereka tertib, berhasil dan lancar dalam mencapai cita-citanya yang bahagia kan orangtuanya. Tapi kalau mereka dari kecil tidak mau disiplin kemudian terjadi hal-hal yang menghambat seperti kecelakaan karena tidak tertib berlalulintas yang rugi tentunya orangtua,“ terangnya.
Lanjut dikatakan Sumarni, pihaknya juga terus memberikan motivasi kepada pelajar supaya lebih fokus menggapai cita-citanya. Kemudian meminta kepada para pelajar usia dini untuk tidak melakukan kenakalan – kenakalan remaja.
“Kami tekankan kepada anak – anak pelajar jangan pacaran dulu dan hindari hubungan seksual diluar nikah. Pakai helm saat berkendara, jika masih kecil jangan membawa kendaraan sendiri ke sekolah dan jangan menggunakan knalpot brong,“ pungkasnya.
Usai berlangsungnya acara, Kepala SMPN 2 Lemahabang, Teti Kusmiyati mengucapkan terimakasih dan apresiasinya atas kunjungan dari Kapolresta Cirebon beserta jajaran sekaligus memberikan pembinaan secara langsung kepada para siswa dan siswinya. Kegiatan Police Goes To School ini dirasa sangat bermanfaat sekali. Adapun terkait persoalan masih banyaknya para siswa yang membawa kendaraan motor sendiri ke sekolah lebih dikarenakan kendala tidak adanya kendaraan angkutan umum menuju lokasi sekolah.
“Sekolah sudah melarang siswa membawa motor dan meminta agar para siswa diantar oleh orangtuanya. Namun sebagian tidak semua orangtua bisa menghantarkan anak-anaknya karena kesibukan dan lainnya. Akhirnya mereka membawa motor sendiri tapi dengan syarat seperti yang di tekankan Ibu Kapolresta supaya memakai helm dan tidak menggunakan knalpot brong atau bising,“ ujarnya. @Ries















