Cirebon | Pelita News – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kreatif di Kota Cirebon melalui kegiatan edukasi dan inklusi keuangan syariah. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman lebih dalam tentang skema pembiayaan yang dapat meningkatkan daya saing UMKM dan pelaku ekonomi kreatif.
Diselenggarakan di Festival Ramadhan Kota Cirebon, acara ini diikuti oleh 70 peserta, yang sebagian besar merupakan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) yang merupakan binaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Cirebon.
Acara ini merupakan hasil sinergi antara OJK Cirebon, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, dan Pegadaian Syariah KC Cirebon. Turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon Agus Sukmanjaya, Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Agung Budilaksono, serta Pimpinan Cabang Pegadaian Cirebon Trianto Nugroho.
Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menyampaikan bahwa edukasi keuangan sangat penting bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif. Banyak pelaku usaha yang hanya mengenal pembiayaan dari sektor perbankan, padahal masih banyak instrumen keuangan lainnya yang bisa dimanfaatkan, termasuk pasar modal. “Melalui edukasi ini, kami berharap pelaku usaha dapat lebih memahami pengelolaan keuangan dan memanfaatkan berbagai fasilitas keuangan untuk mengembangkan usahanya,” ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, menambahkan bahwa Festival Ramadhan bukan hanya sebagai ajang perayaan budaya, tetapi juga sebagai momentum untuk mendorong sektor UMKM dan ekonomi kreatif agar lebih berkembang. “Kami mengapresiasi sinergi antara OJK Cirebon, Bank Indonesia, dan Pegadaian Syariah dalam memberikan edukasi yang bermanfaat bagi pelaku ekonomi kreatif,” ungkap Agus.
Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Agung Budilaksono, juga menekankan pentingnya sektor ekonomi kreatif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di bulan Ramadan yang meningkatkan aktivitas perdagangan. “Kami akan terus menjaga stabilitas ekonomi, agar sektor UMKM dan daya beli masyarakat dapat berkembang secara berkelanjutan,” jelasnya.
Selain sesi edukasi, acara ini juga menyediakan sesi konsultasi langsung bagi pelaku usaha terkait akses permodalan, strategi bisnis, serta penggunaan layanan keuangan yang aman dan sesuai dengan kebutuhan. Pegadaian juga diperkenalkan sebagai salah satu lembaga keuangan yang dapat menjadi solusi permodalan bagi pelaku usaha.
Festival Ramadhan Kota Cirebon 1446 H menjadi momen penting bagi OJK Cirebon dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pelaku usaha tentang pentingnya memanfaatkan peluang ekonomi dengan bijak.
OJK Cirebon berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan ekonomi daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.@Bams















