Pelita News | Kabupaten Cirebon – Mendekati Pilkada Kabupaten Cirebon Tahun 2024, 8 (delapan) dari 11 (sebelas) nama yang tercatat mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) ke DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon telah hadir mengikuti Fit and Proper Test yang digelar di Kantor Sekretariat Partai Demokrat yang berlokasi di Kelurahan Kenanga Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, Rabu (19/6). Delapan orang tersebut di agendakan memaparkan Visi Misi sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon periode 2024-2029 dan berbagai tes kepatutan lainnya.
Berdasarkan data yang diperoleh Pelita News, sebelas orang yang mendaftar ke DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon tersebut diantaranya Kang Suharso, Drs. H. Asdullah, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, Karna Wijaya, Heris Faizizilah Ma’Budu, Agus Khamdani, M Faqih, H. Colid, H. Nurul Qomar, Heri Sugiandi, dan Suaeb Jawahir.
Plt ketua DPC Demokrat Kabupaten Cirebon, Dr. Hj. Ratnasari mengatakan jika partainya ingin segera adanya kepastian, sehingga bakal calon tidak menunggu lama setelah melakukan pendaftaran. Dari 12 pendaftar sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon pasalnya terdapat 11 calon yang sudah mengembalikan formulir. “Tapi pada agenda Fit and Proper Test yang digelar hari ini hanya ada 8 orang yang hadir dan mengikuti. Sisanya dikarenakan ada yang tengah menunaikan ibadah haji dan alasan lain,“ terangnya.
Ratnasari pun berharap segera munculnya Calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, karena Partai Demokrat sudah mempunyai koalisi bersama Partai Gerindra dan Golkar. “Bergabungnya PKB bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM), maka kalau perahu ini berlayar sudah memiliki 27 kursi di DPRD Kabupaten Cirebon atau ada sekitar 54 persen kekuatan Koalisi Indonesia Maju,“ bebernya.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat, Mohamad Handarujati Kalamullah turut mengatakan jika Fit and Proper Test dianggap perlu dilakukan dalam menentukan calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon. “Fit and Proper Test merupakan bagian dari proses tahapan untuk penetapan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon. Disini kita dapat mengukur seorang bakal calon (Balon) yang layak atau tidak, salah satu tolak ukurnya ya melalui proses Fit and proper test ini,“ tuturnya.
Selanjutnya, Fit and Proper Test ini merupakan rangkaian dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di semua wilayah. Dalam Fit and Proper Tes juga, Partai Demokrat ingin mengukur tingkat keseriusan para calon mengikuti kontestasi Pilkada, karena ini menjadi sangat penting. Bagaimana cara mereka akan membangun Kabupaten Cirebon, dan apa saja Visi dan Misinya. “Ada sebanyak 12 calon di Kabupaten Cirebon dan terbanyak se Provinsi Jawa Barat. Kabupaten Cirebon yang paling banyak formulirnya di ambil dan tentunya progres ini akan kami sampaikan ke DPD Partai Demokrat Jawa Barat,“ pungkasnya.@Ries















