Pelita News I Indramayu – Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Indramayu, Lucky Hakim mulai intens melakukan komunikasi politik menjelang Pilkada 2024. Sala satunya menemui pimpinan DPD Partai Golkar sekaligus menawarkan partainya untuk bisa berkoalisi dengan partai pemenang Pemilu 2024 di Kota Mangga tersebut.
Hal itu terungkap saat Lucky bersama jajaran pengurus DPD Nasdem Indramayu bersulaturahmi ke Kantor DPD Partai Golkar Indramayu, kemarin. Kedatangannya ditemui langsung Ketua DPD Golkar Indramayu, Syaefudin dan jajaran pengurusnya.
Disampaikan Lucky, kedatangannya bersama jajaran pengurus Partai Nasdem Indramayu tersebut merupakan kegiatan silaturahmi. Banyak hal yang menjadi perbincangan, termasuk soal agenda pemilihan bupati dan wakil bupati.
“Bersilaturahmi dan permohonan untuk koalisi. Perbincangan sangat hangat dan dinamis, bahkan membicarakan konteks kandidat pilkada,” jelasnya.
Dihadapkan dengan pilihan lima nama kader Golkar yang mendapat penugasan dari DPP sebagai bakal calon bupati, ia mengaku sangat menghormati semuanya. Namun jika saat ini harus memilih, maka keputusannya lebih condong ke Syaefudin.
Sedangkan empat nama lainnya adalah Daniel Mutaqien Syafiuddin, Bambang Hermanto, Hilal Hilmawan, dan Yudi Rustomo.
“Saya takzim, saya hormat sama lima orang tersebut, tapi saya pilih Kang Syaefudin, karena teman satu hobi dan konteks di luar politik pun tetap berteman. Kalau ditanya jika saat ini pilih pasangan, ya berharap saya berpasangan dengan Kang Syaefudin,” ungkapnya.
Dikatakan, tentunya Partai Golkar mempunyai harapan memposisikan sebagai cabup, dan Nasdem pun sama. Namun kesamaan harapan ini dapat dibicarakan untuk mencari solusinya.
“Apabila nanti bertemu, nanti bisa ada format ulang atau diskusi lanjutan yang endingnya untuk kontestasi pilkada, orientasinya kemenangan. Supaya jadi (menang, red) ya cari formulasi yang paling jitu,” ujar dia.
Terhadap perkembangan yang terus terjadi, lanjut Lucky, pihaknya akan melakukan langkah-langkah strategis dengan mempertimbangkan parameternya.
“Kita akan lihat dinamikanya, parameternya seperti apa. Yang pasti sala satu parameter ya jumlah kursi,” kata dia.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu, Syaefudin menyebutkan, dalam silaturahmi itu disebutkan ada banyak hal yang disampaikan. Baik dari pihaknya maupun Nasdem. Diantaranya faktor kedekatan hingga jumlah kursi yang dimiliki kedua partai di DPDR Indramayu.
“Partai Nasdem ingin membangun komunikasi politik dengan kami dalam rangka untuk membangun Indramayu kedepan melalui pilkada,” terangnya.
Disinggung posisi pasangan yang disebutkan Lucky, ia menunggu rekomendasi dari DPP. Namun perlu diingat, jumlah kursi partainya di legislatif sebanyak 14.
“Sebagai prajurit saya akan melaksanakan perintah DPP, meskipun Golkar 14 kursi dan Nasdem hanya 2 kursi. Apapun posisinya siap dilaksanakan,” ungkapnya.
Meski demikian, DPP Golkar dalam memutuskan sesuatu dipastikan dengan banyak pertimbangan matang, apalagi soal rekomendasi dan posisi pasangan calon.
“Golkar sebagai partai politik pemenang pemilu di Kabupaten Indramayu sampai saat ini tetap memposisikan sebagai calon bupati,” tegasnya. @safaro















