Pelita News, Kab.Cirebon
Jum’at, 13 Oktober 2023.
Anggota DPRD Provinsi JABAR XII komisi 2 Fraksi PDI Perjuangan Bambang Mujiarto ST melaksanakan Reses 1 masa sidang Tahun 2023-2024 menyambangi warga Desa Bulak
Kecamatan Arjawinagun Kabupaten Cirebon. Pelaksanaan reses tersebut dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat yang menjadi bagian dari tugas pokok anggota DPD Jawa Barat di hadiri ratusan simpatisan warga setempat, aparatur Pemerintah Desa, Toga, Toko Pemuda, TOMAS, struktural Partai PDIP DAPIL 3 Cirebon.
Pelaksanaan Reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Propinsi
Jawa Barat tersebut dalam upaya menjalankan amanat Undang -undang untuk menyerap aspirasi masyarakat di dapilnya masing – masing. Dan hasilnya nanti akan di bawa ke sidang fraksi dan komisi sebagai dasar masukan untuk pemerintah dalam menjalankan program kerja secara peka dala memperhatikan kondisi masyarakatnya yang sebenarnya.
Disampaikan Bambang Mujiarto,
agenda Reses yang ia laksanakan merupakan bagian monitoring ataupun Controling untuk memastikan program- Program yang di luncurkan propinsi Jawa Barat. “Disampaikan Bambang, bagi masyarakat yang hendak menyampaikan usulan – usulan kepada kepemerintah ada beberapa skema yang harus dilibatkan, baik kelompok tani ataupun peternakan asalkan kelompok tersebut, mempunyai legalitas yang suda terdaftar dalam database, ‘katanya.
Disisi lain Bambang Mujiarto ST juga menegaskan, masyarakat jangan selalu dibodohi oleh kepentingan – kepentingan tertentu melalui Politik Praktis yang hanya akan merusak tatanan norma kebangsaan Indonesia. Rakyat harus mulai Cerdas karena sebagai pemegang kekuasaan kedaulatan Demokrasi secara Konstutional dalam membangun bangsa dan Negara, “jelasnya.
menyampaikan keluhan warga kepada pemerintah menyangkut keluhan – keluhan warga desa bulak dalam bidang pertanian dalam peningkatan produksi pangan yang menghadapi berbagai kendala.
“Keluhan tersebut menyangkut regulasi kebijakan pemerintah, menurutnya, “ia akan sampaikam kepada pemerintah terkait keluhan keluhan warga desa bulak kepada pemerintah dalam agar awgerah memberikan kemudahan meningkatkan produksi pangan perihal sering terjadinya kelangkaan pupuk dan mahalnya obat – obatan, pungkasnya. (Hartono)















