Pelita News, Cirebon Timur
Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Kabupaten Cirebon terus menggenjot Pelaksanaan Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Ketos yang berlokasi di Kecamatan Susukanlebak. Kegiatan yang berlangsung sejak 14 Juli 2023 tersebut pasalnya dikerjakan oleh CV. Dwi Tunggal Jaya dengan waktu pelaksanaan sampai 10 November 2023 atau selama 120 hari kalender, sedangkan biaya yang dikucurkan untuk kegiatan ini sebesar Rp 3.737.857.000,- Tahun Anggaran 2023. Kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi sendiri merupakan kegiatan pendukung utama dalam usaha pertanian melalui fungsi penyediaan air irigasi untuk mewujudkan kedaulatan pangan khususnya padi.

Berdasarkan Pantauan Pelita News, penanganan rehabilitasi jaringan irigasi dilakukan sebagai upaya untuk memperlancar serta meningkatkan suplai air irigasi lahan pertanian. Mengingat manfaat irigasi tersebut untuk mengairi puluhan hektar lahan pertanian yang tersebar di Desa Karangmangu, Desa Kaligawe dan Desa Kaligawe Wetan. Oleh karenanya diharapkan dengan proyek yang ditargetkan selesai tepat waktu dapat meningkatkan kapasitas saluran irigasi, mengembalikan fungsi layanan terhadap areal sawah, serta mengembalikan sistem irigasi. Terlebih, tujuan dari kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi ini yakni memperbaiki sekaligus meningkatkan fungsi dari saluran irigasi, sehingga air yang ada di saluran irigasi bisa menjangkau lahan pertanian lebih luas lagi.
Pelaksanaan pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Ketos Kecamatan Susukanlebak sangat membantu para petani dalam melakukan pemeliharaan bangunan irigasi dan jaringan irigasi yang telah rusak, sehingga semua area sawah dapat teraliri oleh air dengan baik. Namun dalam pelaksanaannya dilapangan harus sesuai dengan Gambar Kerja dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pekerjaan yang sesuai dengan kontrak pekerjaan serta lebih memperhatikan mutu dan kwalitas pekerjaan. Bahkan dengan terealisasinya kegiatan ini juga penting adanya pengawasan yang baik dari Dinas terkait, seperti halnya dalam pekerjaan Beton material yang digunakan tentunya harus bersumber dari Quary yang berizin dengan size atau ukuran yang harus sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) agar mutu yang dihasilkan sesuai dengan Beton Mix Desain.
Hingga berita ini ditayangkan belum ada pihak penanggungjawab pekerjaan yang dapat dikonfirmasi dilapangan. (Ries)















