Pelita News, Indramayu – Bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2023, Polytama Propindo melalui program CSR mengenai program pemilahan sampah, yaitu Indramayu Manajemen Sampah Zero (I-Masaro). Melalui program tersebut Polytama melakukan kegiatan engagement bersama dengan komunitas I-Masaro yang rencananya akan mulai menuju kemandirian di tahun ini berupa perlombaan “Kreasi Barang Bekas dan Kebersihan Lingkungan”.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun motivasi pada masyarakat setempat dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah yang tepat.
Program CSR binaan Polytama yang berfokus pada pengolahan sampah beranggotakan mantan buruh migran di Desa Tinumpuk, Indramayu ini, mengadakan lomba kreasi barang bekas dan kebersihan lingkungan.
Sekitar 100 orang warga setempat ikut berpartisipasi dalam acara peringatan HPSN tersebut, mulai dari usia anak-anak, remaja, sampai orang tua saling bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar, seperti membersihkan selokan, mencabuti rumput liar. Selain itu masyarakat juga mengikuti perlombaan kreasi dari barang bekas yang sudah tidak terpakai, seperti mambuat tas, pot bunga, masker kain, sandal plastik, tempat pensil, asbak, tempat menyimpan bumbu dapur, dan bunga plastik, dimana seluruh benda – benda tersebut sepenuhnya merupakan kerajinan tangan masyarakat setempat.
Dalam acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu, H. Yus Rusmadi S.E., M.AK unsur Forkopimcam Kecamatan Juntinyuat, Sekretaris Kecamatan, Johar Manun, Kapolsek, Iptu Dedi Wahyudi S.H, Danramil 1609/Juntinyuat Kapten Inf. Sudiyanto dan Ketua Kelompok I-Masaro, Mutia.
Adanya peringatan HPSN di Desa Tinumpuk tidak terlepas dari wujud nyata penerapan Program I-Masaro (Indramayu Manajemen Sampah Zero) Binaan PT Polytama Propindo yang sudah berjalan selama tujuh tahun terakhir di Desa Tinumpuk. Mengedukasi para warga sekitar untuk pemanfaatan sampah menjadi lebih berguna dan bisa bernilai ekonomis.
Dalam peringatan HPSN tersebut Tim CSR Polytama Propindo secara resmi exit dari program I-Masaro dengan memberikan bekal kemandirian kepada kelompok I-Masaro berupa perlengkapan berjualan teh jinten, seperti gerobak teh jinten, mesin cup sealer, coolbox, dispenser dll., yang dapat dimanfaatkan oleh kelompok sebagai sumber penghasilan bersama dan mengembangkan produk teh jinten menjadi produk unggulan dari kelompok I-Masaro. (saprorudin)















