Sumedang,PN
Diikuti 200-an pegiat literasi se-Jawa Barat, Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Jawa Barat, menggelar Kemah Literasi dengan mengusung tema “Literasi Budaya Bandung Purba Sebagai Wadah Melestarikan Kembali Pusaka Bumi Bandung” di Bumi Perkemahan Kiarapayung Jatinangor Sumedang, yang dilaksanakan sejak tanggal 2 hingga 4 September 2022. Selain untuk meningkatkan wawasan dan kapasitas para pegiat literasi, Kemah Literasi juga menjadi sarana berbagi informasi, pengetahuan, dan pengalaman tentang dunia literasi dan taman bacaan.
Berbagai aktivitas urun rembuk dan diskusi disajikan dalam Kemah Literasi Jawa Barat 2022. Turut ikut mengisi materi diskusi narasumber seperti T. Bachtiar (Ahli Geologi dan Penulis Bandung Purba), Opik, M.Pd (Ketua Forum TBM Pusat), Bayu Gautama (Founder Sekolah Relawan), Prof. Davidescu Cristiana Victoria (Direktur Pasca Sarjana UNLA), Etty RS (Budayawan/Sing Rancage), Kusnandar S.Sos, M.Si (Dosen UNPAD), dan Maman Suherman (Penasehat Forum TBM). Ada pula kreasi literasi budaya seperti Kacapi Anak Berprestasi, Jaipong, Lomba Baca Puisi Sunda, Sejarah Desa, dan Diseminasi karya dalam Pendokumentasian Budaya sebagai bagian untuk memperkuat aktivitas literasi dan taman bacaan di Jawa Barat.
F
orum TBM Jawab Barat berharap, melalui Kemah Literasi 2022 ini pun mampu menjadi media afirmasi pegiat literasi dalam mem-booster semangat dan kiprah nyata di taman bacaan, sekaligus untuk menjawab tantangan yang dihadapi para pegiat literasi didaerahnya masing-masing, karena memang menegakkan kegemaran membaca dan budaya literasi masyarakat dibutuhkan pikiran dan tenaga ekstra, apakagi ditengah gempuran era digital.
Taman bacaan, dengan segala kondisinya, adalah jalan bukan tujuan, maka pegiat literasi harus tetap melangkah dan berproses demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang literat. Literasi dan taman bacaan yang lebih fokus pada tujuan sambil tetap menemukan solusi dari setiap masalah ditaman bacaan yang ada. Literasi yang mampu mengubah niat baik jadi aksi nyata. Hingga suatu saat nanti, literasi berlaku untuk semua dan menjadi aktivitas yang bersifat inklusif di tengah masyarakat Indonesia.
Sementara Ketua FTBM Kabupaten Cirebon Hasan Santoso mengucapakan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Cirebon atas partisipasi dan dukungannya, sementara Kabupaten Cirebon dengan telah mengirim 14 delegasi dari penggiat literasi yang ada di Kabupaten Cirebon, tak lupa salam semangat literasi Juga disuarakan dengan ucapan tegas, “Salam literasi!,”.(Sur)















