Kabupaten Cirebon, PN
SKPD terkait diminta untuk serius menangani program kemiskinan yang sedang gencar dilakukan Pemkab Cirebon.
Mengentaskan kemiskinan bukan hanya tugas dinas sosial saja, namun tugas semua SKPD termasuk komponen, berbagai pihak, elemen dan unsur yang berhubungan dengan masyarakat, demikian dikatakan Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, selasa ( 24/5/22 ) diaula kantor kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon.
Dalam acara monitoring dan evaluasi program kemiskinan pada hari ini, saya sebagai Bupati Cirebon meminta dan mewanti-wanti semua komponen untuk serius membantu program pengentasan kemiskinan ” bila semua element masyarakat ikut bergerak, maka perlahan namun pasti kemiskinan di Kabupaten Cirebon bisa ditekan ” tegasnya.
” Saya meminta semua pihak, terlebih SKPD terkait untuk serius menjalankan program pengentasan kemiskinan. Setiap bulan harus ada peningkatan progres untuk persoalan ini ” pinta H. Imron.
Saat ini Dinas Sosial Kabupaten Cirebon sedang melakukan Verval data, supaya bisa mengetahui secara pasti jumlah warga miskin yang ada di Kabupaten Cirebon. Selama ini memang ada ketidaksesuaian data, mulai dari Puskesos dan Dinkes itu sendiri, terangnya.
” Verval data sangat diperlukan, karena data akan sinkron, kita mulai dari Puskesos yang ada di desa, lalu naik ke kecamatan dan sinkron dengan data Dinsos ” tutup Bupati Cirebon H. Imron.
Sementara itu Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih menyebutkan, monitoring verval data masalah kemiskinan akan terus dilakukan Pemkab Cirebon ” Kehadiran Pemkab sangat dibutuhkan, dan harus melakukan intervensi supaya bisa mengambil langkah strategis ” harapnya.
” Pemkab harus melakukan intervensi langsung, supaya kantong-kantong kemiskinan bisa diketahui secara real, ini supaya kami bisa segera mengambil langkah strategis menyelesaikan persoalan kemiskinan di Kabupaten Cirebon ” imbuhnya.
Wakil Bupati Cirebon menyinggung tentang keinginan Pemkab Cirebon dalam mengentaskan kemiskinan ” pemkab Cirebon mempunyai target supaya setiap tahunnya bisa menurunkan angka kemiskinan, minimal, bisa menekan angka kemiskinan sebanyak satu persen setiap tahunnya, pasalnya, setiap bulan dipastikan pasti ada perubahan data orang miskin, karena banyak faktor yang menyebabkan hal itu terjadi ” ungkap Hj. Wahyu Tjiptaningsih.
“Jadi verval data itu harus terus dilakukan, karena perubahan data setiap bulannya, itu pasti, warga pasti ada yang meninggal, Disamping itu, secara ekonomi juga pasti ada perubahan, disamping itu juga ada warga yang pindah, nah faktor ini kan harus terus dimonitoring ” paparnya.
Ditempat yang sama Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Suhartono menambahkan, banyak program yang sudah dikonsep Bappelitbangda dan tujuannya memang mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Cirebon ” skala besarnya adalah dengan mempercepat perizinan bagi investor yang akan masuk ” katanya.
” Dengan mempercepat perizinan, otomatis investor bisa cepat berinvestasi, lalu mereka membangun pabrik dan bisa menyerap tenaga kerja. Otomatis, lapangan kerja di Kabupaten bisa terserap ” tandasnya.
Camat Sumber Kabupaten Cirebon Teguh Supriyadi sangat mengapresiasi dan menyambut baik serta mendukung program pengentasan di Kabupaten Cirebon termasuk dilingkungan wilayah kecamatan Sumber ” pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini diharapkan mampu meningkatkan peran kelurahan, pemdes, komponen, berbagai pihak, elemen dan unsur termasuk puskesos khususnya dilingkungan wilayah kecamatan Sumber dalam upaya pengentasan kemiskinan ” pungkasnya. ( Nurzaman )















