Kuningan, Harian Pelita
Menanggapi capaian suara hasil survay Bacalon Bupati Wakil Bupati Kabupaten Kuningan di Pilkada 2024. Drs. H.Ujang Kosasih. M.Si sosok pigur publik yang sudah malang melintang di dunia politik, menyebut kendatipun hasil survay sifatnya tidak absolut namun harus di jadikan referensi karena pihaknya telah banyak membaca sajian informasi melalui pemeberitaan yang kemudian di kaji.
Bagi kami hasil survay itu merupakan bagian yang tidak bisa di pisahkan dari kinerja sebagai perjuangan kami di PKB, PAN dan PBB yang memperjuangkan pasangan Pak H. Yanuar Prihatin dan Pak H. Udin Kusnaedi. Survai adalah yang harus menjadi referensi karena bagaimanapun survai itu kan merupakan produk ilmiah yang dilaksanakan lembaga survay, pasti berdasarkan metodologi dan teknis lapangan yang menjadi konsensus di lembaga survay itu sendiri. Dan ada hitung hitungannya jelas ysng diperoleh itu hasil penelitian studi sebagai produk ilimah.
“Tapi bagi kami survay itu tidak menjadi segalanya, karena survay ini paling banyak juga 1.200 hingga 1.500 responden iya kan menjadi representasi mungkin iya. Tapi kan tidak mutlak atau absolut, sehingga kami tetap membacanya, bahwa survay adalah spirit, pendorong sebagai penyemangat kita, kalau kebetulan hasil survaynya masih belum sesuai harapan berarti kita harus semakin kenceng kerja kerasnya, kalau sudah sesuai dengan harapan berarti terus lebih kenceng lagi mempertahankan dan meningkatkannya, jadi bagi kami dengan adanya survay Alhamdulillah dari manapun, baik itu survay yang dilaksanakan oleh pasangan calon atau survay yang dilakukan secara independensi, itu jelas semua kami hargai,” papar Ketua tim penasehat Panlon H Yanur Prihatin dengan H Udin Kusnaedi
Walapun kita ada di posisi 1, 2 maupun ada di posisi 3 bagi kami bahwa kegiatan survay itu harus menjadi spirit, motivasi untuk terus bekerja memaksimalkan perjuangan. “Karena tohk pada akhirnya yang akan memastikan di tanggal 27 November 2024, suara rakyat ya itulah kepastiannya yang akan kita lihat” kata Wakil Ketua DPRD Kuningan dari partai PKB.
Menyinggung akar rumput atau basis PKB itu sendiri seperti apa? Alhamdulillah PKB ini kan punya kantong kantong dan basis sendiri begitu juga dengan partai partai lain, yaa pastinya itu menjadi prioritas dan tetap melakukan ekspansi ke basis basis lain, “Saya yakin dalam Pilkada ini yang menjadi referensi publik atau referensi masyarakat tidak hanya ke soal partai politik, partai politik bukan di pake referensi oleh masyarakat,”
Karena, lanjut H. Ujsng Kosasih, kecenderungan didasari oleh rasa empati, simpatisan itulah yang menjadikan tambahan di luar partai politiknya, karena tidak sedikit melihat figur paslonnya, ada juga yang memilih Saya mah milih pak H. Yanuar Prihatin saja atau Saya memilih karena melihat H. Udin Kusnaedi, itu semua masyarakat menilai dengan visionernya, jejak rekamnya, treck rekort nya Paslon, juga ada karena basis kerja tim sukses, masyarakat yang mungkin belum mengambil pilihan Paslonnya, tapi karena kinerja timses dari kita misalnya membuat masyarakat itu tertarik untuk memberikan pilihan kepada kandidat yang kita perjuangkan, oleh karena itu kolaborasi ini penting, baik berkolaborasi partai maupun kolaborasi relawan juga dengan berbagai unsur masyarakat lainnya.
Karena pilihan masyarakat berdasarkan partai, figur, dan memilih atas dasar kinerja tim pemenangan, dan memilih atas dasar kepiawaian pada saat paslon menyampaikan visi misi yang mudah diterima masyarakat, sehingga rakyat faham akan tujuan dari penyampaian dalam setiap pertemuan yang bersifat senyap namun berisi, “nah nanti pada suatu saat yang tepat dan suatu saat yang pasti untuk eksfose secara khusus nanti kami juga tetap butuh teman teman media massa,” tutur Ketua tim Penasehat Paslon Bupati Wakil Bupati Kuningan H. Yanuar Prihatin dan H. Udin Kusnaedi ketika bercakap dengan awak, Rabu (2/10/2024), ditemui di ruang kerjanya Gedung Dewan DPRD Kuningan, (Mans Bom)















