Pelita News I Indramayu – Bawaslu Kabupaten Indramayu melakukan aktivasi pojok pengawasan dan Panwascam di 31 kecamatan secara serentak melaunching pojok pengawasan. Hal serupa juga dilakukan secara serentak se Provinsi Jawa Barat. Pojok pengawasan itu sebagai bagian dari komitmen Bawaslu untuk mewujudkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 yang bersih, jujur, dan adil.
Ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu, Ahmad Tobroni melalui Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, Supriadi, mengatakan pojok pengawasan sebagai bagian dari komitmen Bawaslu untuk mewujudkan pemilu yang bersih, jujur, dan adil. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan informasi terkini kepada masyarakat mengenai kegiatan pengawasan pemilu yang sedang dan telah dilakukan.
“Melalui pojok pengawasan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi publik dalam proses pengawasan pemilihan serentak tahun 2024,” kata Supriadi, Iamis (4/7/2024).
Menurutnya, aktivasi pojok pengawasan dan launching pojok pengawasan di panwaslu kecamatan diselengarakan secara serentak pada Kamis 04 Juli 2024 di masing-masing panwaslu kecamatan.
Adapun tujuan dari pojok pengawasan adalah menyediakan informasi transparan mengenai kegiatan pengawasan pemilu. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengawasan untuk mencegah kecurangan pemilu. Memberikan transparansi mengenai proses pengawasan dan hasil yang dicapai dan memfasilitasi umpan balik dari masyarakat terkait kegiatan pengawasan pemilu.
“Pojok pengawasan ini sebagai wadah bagi masyarakat yang ingin berperan aktif dalam hal pengawasan partisipatif,“ ujarnya.
dengan diaktivasinya pojok pengawasan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi publik dalam proses pengawasan pemilihan serentak tahun 2024.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan pemilihan serentak tahun 2024 dengan melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang ditemui. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk mewujudkan pemilihan yang bersih, jujur, dan adil,” tutupnya. @safaro
















