Pelita News | Kab. Cirebon – Warga Cirebon Timur kini punya kabar baik.
RSUD Waled tidak lagi hanya jadi tempat berobat biasa. Rumah sakit milik Pemkab Cirebon ini sedang bersiap naik kelas dengan menghadirkan sederet layanan dan alat kesehatan baru.
Langkah ini didukung langsung oleh Kementerian Kesehatan. Tujuannya satu: mendekatkan layanan spesialis yang selama ini harus dirujuk ke kota besar.
Direktur RSUD Waled, dr. Deni Wirhana Surjono memaparkan sejumlah fasilitas baru yang akan segera beroperasi.
1. Cath Lab Catheterization Laboratory : Penanganan Jantung Tanpa Harus Jauh-Jauh ke luar kota.
Ini adalah ruangan khusus dengan peralatan canggih untuk menangani penyakit jantung. Mulai dari membuka pembuluh darah yang tersumbat, hingga pemasangan ring atau stent jantung.
“Cath Lab ini merupakan fasilitas untuk tindakan katerisasi jantung. Salah satunya untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat, termasuk tindakan yang masyarakat kenal sebagai pemasangan ring,” jelas dr. Deni.
Menurutnya, alat ini juga bisa dipakai untuk tindakan intervensi medis lainnya. Kehadiran Cath Lab di Waled penting. Selama ini, layanan serupa di wilayah Cirebon masih terbatas. RSUD Gunung Jati memang sudah ada, tapi karena keterbatasan dan kondisi peralatan, masyarakat Cirebon Timur sering kesulitan akses.
“Alat kami masih baru dan timnya juga sudah siap untuk melaksanakan pelayanan,” pungkas Deni.
2. Mamografi: Deteksi Dini Kanker Payudara. Ini kabar baik kedua datang untuk kaum perempuan.
Pada September 2026 mendatang, RSUD Waled akan menerima bantuan alat mamografi dari Kemenkes.
Alat ini berfungsi untuk mendeteksi kelainan pada payudara. Termasuk untuk skrining kanker payudara sejak dini.
“Bantuan alat mamografi juga akan datang pada September. Alat ini sangat penting untuk mendukung deteksi dini kanker payudara,” kata Deni.
Dengan adanya mamografi, diharapkan angka keterlambatan diagnosis kanker payudara di Cirebon Timur bisa ditekan.
3. UTDRS: Jaminan Ketersediaan Darah. RSUD Waled juga baru saja meluncurkan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS).
Layanan ini untuk memastikan ketersediaan dan keamanan darah bagi pasien. Mulai dari donor, penyimpanan, hingga penyaluran.
Dengan UTDRS, pasien yang butuh transfusi tidak perlu lagi menunggu lama atau dirujuk ke PMI pusat.
4. Poli Vaksinasi Internasional: Buat yang Mau ke Luar Negeri.
Satu lagi layanan yang jarang ada di RSUD tipe B: Poli Vaksinasi Internasional.
Layanan ini khusus untuk masyarakat yang akan bepergian ke luar negeri dan butuh vaksinasi tertentu sebagai syarat perjalanan.
“Untuk masyarakat yang akan bepergian ke luar negeri dan membutuhkan vaksinasi tertentu, nantinya bisa mendapatkan pelayanan di RSUD Waled. Perizinannya dari Kementerian Kesehatan sudah kami dapatkan,” kata Deni.
Targetnya, poli ini mulai beroperasi September 2026.
Dengan tambahan 4 layanan ini, dr. Deni menargetkan RSUD Waled bisa menjadi pusat rujukan kesehatan di wilayah Cirebon Timur.
“Harapannya, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk mendapatkan layanan jantung, deteksi kanker, transfusi darah yang aman, atau vaksin perjalanan. Semua bisa di RSUD Waled,” ujarnya, Sabtu (22/8/2026).
Transformasi ini jadi bukti bahwa RSUD Waled terus berbenah. Dari sekadar rumah sakit umum, kini menuju rumah sakit dengan layanan spesialis yang lengkap dan dekat dengan masyarakat. @Ries















