
Cirebon Timur, PN
Bertemakan “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Sebagai Bekal Pribadi Yang Unggul”, Keluarga Besar SDN 1 Ciawiasih Kecamatan Susukanlebak menyelenggarakan kegiatan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Jum’at (28/10). Secara terminologi, Maulid Nabi adalah sebuah upacara keagamaan yang diadakan kaum muslimin untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW, dimana hal itu diadakan dengan harapan menumbuhkan rasa cinta pada Rasululllah SAW. Selain itu, Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Rasulullah Muhammad SAW, dengan cara menyanjung Nabi, mengenang, memuliakan dan mengikuti perilaku yang terpuji dari diri Rasulullah SAW.
Kepala SDN 1 Ciawiasih, Hj. Uun Sunarsih, S.Pd SD mengatakan, kegiatan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ini diikuti oleh seluruh Siswa Siswi SDN 1 Ciawiasih dan jajaran Guru pendidik. Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dimeriahkan dengan berbagai rangkaian acara diantaranya Pembacaan Ayat Suci Al-Quran, Marhaban an, Sambutan-Sambutan, Penampilan Kreasi Siswa, Puisi, Tausiyah Maulid Nabi dan Do’a penutup. Diungkapkannya, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar bertujuan sebagai media silahturahmi serta untuk meningkatkan Ukhuwah Islamiyah. “Sesuai dengan tema, mengisi momentum besar Maulid Nabi Muhammad dengan melaksanakan kegiatan yang bermanfa’at bagi peserta didik untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwa’an kepada Allah SWT,“ terangnya.

Hj. Uun Sunarsih pun tidak lupa menyampaikan rasa terimakasihnya kepada penceramah Ustadzah Watiah, S.Pd. I yang telah memberikan tausyiah termasuk kerjasama para guru dan komite sekolah sehingga pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H dapat berlangsung dengan lancar. Namun lebih penting dari itu, dirinya menegaskan bahwa pendidikan karakter bagi anak sangat penting dibangun, karenanya momentum Maulid Nabi dapat di manfa’atkan untuk memotivasi diri guna membentuk karakter peserta didik. Selanjutnya, Hj. Uun Sunarsih pun sangat berharap para peserta didik dapat memiliki kecerdasan spiritual untuk mendalami ilmu pengetahuan sehingga mampu menumbuhkan dan menambah rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. “Nilai moral kepada peserta didik perlu dibangun sebagai pembentukan akhlak dan budi pekerti mereka. Untuk itu perlunya ditumbuhkan nilai sosial dalam kehidupan peserta didik. Marilah kita meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dan menjaga Aqidah Ukhuwah Islamiyah,“ tuturnya. (Ries)















