Indramayu, PN
Primer Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Primkopti) Kabupaten Indramayu kini memiliki toko modern dengan nama Koptimart. Koptimart yang bekerjasama dengan Indogrosir ini diresmikan dan dibuka oleh Ketua Dekopinwil Jawa Barat (Jabar) DR. H. Musthopa Djamaludin, M.Si, Sabtu (18/09). Grand opening menerapkan prokes ketat.
Di sela-sela grand opening pengurus Primkopti menyerahkan bantuan untuk pembangunan Ponpes Modern Al’Mu’minin Desa/Kecamatan Lohbener, bantuan pembangunan bak sampah untuk penanggulangan air limbah produksi tahu tempe wilayah Kecamatan Patrol, pemberian secara simbolis voucher belanja bagi anggota Primkopti dan penandatanganan Grafir Toko Modern Koptimart oleh Ketua Bidang Pengembangan Usaha, Gakoptindo, Sukhaeri.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Dekopinwil Jabar, DR. H. Musthopa Djamaludin, M.Si, Kabid Koperasi, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Indramayu, Hj. Rosyidah, Ketua Bidang Pengembangan Usaha Gakoptindo, Sukhaeri, SP, SE, Manager Indogrosir perwakilan Bandung Sulaeman, perwakilan Gakoptindo Jakarta, Puskopti Jabar, perwakilan Kopti Kota Bandung dan undangan lainnya.
Ketua Primkopti Indramayu, H. Supriyadi berharap Koptimart lebih berkembang dan bisa meningkatkan kesejahteraan anggota sesuai amanah undang-undang perkoperasian. Pembukaan toko modern ini kata dia, tentunya berkat kerja keras jajaran pengurus dan pengawas dalam mengelola usaha diberbagai bidang. Dari kerja keras itu perlahan namun pasti Koptimart cabang usaha Primkopti bisa diluncurkan untuk umum.
“Pembangunan gedung Koptimart merupakan investasi Primkopti sebesar Rp.500 juta. Jadi, Primkopti murni modal sendiri,” sebutnya.
Ia tidak menampik di tengah pandemi Covid-19 ini usahanya terkena imbas, namun berkat kerja keras pengurus dengan berbagai upaya dan inovasi Primkopti Indramayu masih tetap bertahan dan di tengah pandemi ini pihaknya membuka usaha baru yakni toko modern Koptimart.
“Koptimart bekerjasama dengan Indogrosir. Untuk harga bisa bersaing dengan toko modern lainnya,” kata Supriyadi.
Manager Indogrosir perwakilan Bandung, Sulaeman, membenarkan pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Koptimart. Dalam kerjasama itu kata dia, selain mensuplai kebutuhan Koptimart pihaknya juga akan melakukan pendampingan untuk mengembangkan usaha minimarket tersebut. Koptimart juga akan menerima produk-produk UMKM sesuai petunjuk Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan setempat.
“Kehadiran Koptimart untuk memenuhi kebutuhan anggota dan masyarakat sekitar dengan harga ekonomis. Harga bisa bersaing dengan min imarket yng dikelola tetangga,” kata Sulaeman.
Sementara itu, Kabid Koperasi pada Diskopindag Kabupaten Indramayu, Hj. Rosyidah mengucapkan selamat dan mengapresiasi jajaran pengurus dan pengawas Primkopti yang telah membuka usaha baru yakni toko modern.
Primkopti Indramayu kata dia, merupakan satu-satunya koperasi tahu tempe di Jabar yang bisa mendirikan toko modern.
Ia pun berharap agar harga jual jangan terlalu mahal seperti pasar modern yang dikelola tetangga. Hal lainnya, kalau bisa jadikan Koptimart grosir sebagai kulakan anggota. “Kami berharap menjadi Koptimart grosir, harga murah kualitas bagus dan keuntungan akan kembali kepada anggota,” harapnya.
Dan jika memungkinkan sambungnya, untuk mendekatkan ke anggota yang tersebar di semua kecamatan di Indramayu maka Koptimart bisa di buka di 31 kecamatan.
“Pertumbuhan pasar modern cukup pesat hampir ada di semua kecamatan. Kami akan support kalau Koptimart bisa membuka cabang di semua kecamatan. Support itu sebuah bentuk dukungan karena Koptimart didirikan oleh koperasi karena muaranya untuk kesejahteraan anggota,” timpalnya. (saprorudin)















