Pelita News I Indramayu – Kepolisian Resor Indramayu menyita botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan merek dari sejumlah warung. Keberhasilan itu didapat ketika menggelar patroli skala besar, Sabtu malam (24/5/2025).
Oleh polisi, pedagangnya diingatkan untuk tidak menjual miras karena dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Indramayu.
Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo didampingi Wakapolres, Kompol Meilawaty yang langsung memimpin kegiatan itu menuturkan, operasi tersebut bertujuan untuk mengantisipasi berbagai bentuk kamtibmas yang dapat meresahkan masyarakat.
Saat operasi itu, lanjut dia, ilibatkan pula para pejabat utama Polres dan personel gabungan dari berbagai fungsi serta personel dari Kodim 0616/Indramayu.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno menjelaskan, dalam pelaksanaannya tim gabungan menyasar sejumlah lokasi rawan kejahatan, termasuk tempat hiburan malam dan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi peredaran minuman keras, narkoba, senjata tajam, hingga kejahatan jalanan lainnya.
“Patroli ini merupakan upaya preventif guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta menekan angka kejahatan yang mungkin timbul di malam hari, terlebih di malam minggu,” kata Tarno.
Dari hasil patroli, petugas berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras dari sejumlah warung. Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Mapolres Indramayu.
Masih dijelaskan Tarno, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Kegiatan patroli juga dilakukan ditingkat Polsek jajaran Polres Indramayu untuk memastikan dalam memberikan rasa aman bagi seluruh warga.
Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar turut berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing- masing.
“Jika ada potensi gangguan kamtibmas, masyarakat bisa segera melapor melalui layanan Lapor Pak Kapolres – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp 081999700110 atau call center 110,” ujar dia. @safaro















