Cirebon,- (PN)
Penggelolahan limbah merupakan permasalahan yang kerap sekali di hadapi oleh lingkungan masyarakat di setiap pelosok kota maupun pedesaan, seperti diwilayah area Pasar Jagasatru Kota Cirebon Jawa Barat. 08/8/2022
Saat awak media berkunjung ke beberapa pasar diwilayah Kabupaten dan Kota Cirebon, Awak media Pelita News mencoba menemui Gandi Kepala Pasar Jagasatru, untuk mengklarifikasi tentang kendala penanggulangan limbah sampah yang ada di area Pasar Jagasatru Kota Cirebon.
“Pembenahan tata ruang pasar seluas 8520.M2 dengan luas bangunan sekitar 4355.M2 dengan jumlah kios 295 di tambah dasaran 372, dan los penjual daging 28 jumlah keseluruhan 695 tempat transaksi pedagang dengan dominan delapan puluh persen pedagang sayur mayur dan dua puluh persen pedagang daging, ikan buah dan lain – lainya.
Tentunya Menurut , Gandi, penanganan penanggulangan sampah sebenarnya sudah menjadi prioritas utamanya dan seluruh jajaran pengurus pasar, pasalnya kondisi pasar harus terjaga dengan baik dari berbagai bidang, seperti ketertiban, keamanan dan kenyamanan pedagang maupun pengunjung pasar menyangkut pembeli,tutur Gandi
Saat ini yang terkadang masih menjadi kendala mengenai limbah, yaitu saat musim hujan tiba terkadang sering mengalami banjir karena adanya penyumbatan saluran dan sampai saat ini adanya keterlambatan armada pengangkut “Truk Sampah” Ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah sering mengalami kerusakan.
“jadi dengan banyaknya limbah sampah yang harus di benahi sekitar mencapai lima Truk atau hampir diatas sepuluh ton lebih perhari terkadang masih jadi kendala sampai saat ini, saat beberapa armada pengangkut mengalami kerusakan, jelas Gandi Kepala Pasar Jagasatru.(HR)















