Pelita News Kabupaten Cirebon
Jenazah Siti Umamah, (38 ), PMI asal Desa Paningkiran , Kecamatan Sumber Jaya Kabupaten Cirebon , Provinsi Jawa Barat, Kini pulang tinggalah nama, berdasarkan informasi dilapangan, akhirnya akan tiba di Tanah Air. Keluarga yang menunggu kedatangannya di Bandara Internasional yang kata nya mendarat jam 16 Sore, mungkin dioerkirakan akan tiba di desa paninnkiran sekitar jam 10 malam, menurut salah satu perangkat desa beringin kecamatan ciwaringin kabupaten cirebon, menurut nya memang benar itu berdomisili dise desa paningkiran, akan tetapi mereka ( Siti Umama Almarhum), kelahiran warga desa Brimgin, ke paningkiran itu iku suami mya,
Masih menurut salah satu perangkat desa, Korban diketahui meninggal di Arab Saudi diduga karena mengalami kecelakaan lalu lintas di arab saudi, dengan majikan nya, dan katanya juga majikan dan sopir nya ikut meninggal.
Pemulangan jenazah Siti Umama, ke Tanah Air sempat terkatung-katung, karena hampi dua bulan kabar nya baru nyampai nanti malam, karena dia tempatnya bekerja dia arab saudi, keluarga berharap dia dimakamkan di negara asal indonesia, itu permintaan keluarga siti umama,
Dari hasil pantauan PN di lokasi pemakaman yang ada disa bringin blok luwu, puluhan orang yang hadir melayat tampak penggali kubur nya saling kompak bergantian,
Maka Peti jenazah akan sampai pemakaman blok luwu, di desa Bringin Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten cirebon, pada Malam rabu, (25/2023) sekitar pukul 22.00 malam waktu setempat.
Diduga Siti Umama Meninggal 2 Desember 2022,
Hampir Dua tahun bekerja dimajikan nya, karena pada 2020, Siti Umama meninggalkan 2 orang anak di desanya dan saat berangkat ke Arab Saudi sebagai asisten rumah tangga melalui penyalur tenaga kerja, Diduga Nurkhalim Dan Udin selaku sponsor nya.
Dia meninggal pada 4 Desember 2022 di kejadian terjadi nya ke celakaan lalulintas Di Arab Saudi.
Sebelum tutup usia mereka dan majikan nya sering komunikasi demgan keluarga nya di kampung halaman nya,
Menurut penuturan keluarga nya , yang mengaku sepupu korban, proses pemulangan jenazah Siti Umama sempat mengalami keterlambatan, entah kenapa sampai hampir dua bulan baru akan nyampai ke indonesia.
Dipihak lain Suhendi yang selaku perangkat desa , saat dikonfirmasi beberapa hari yang lalu, mengatakan, kemaren juga ada yang datang yang mengaku dari perwakilan pt nya, semua biaya pemulangan jenazah Siti Umama itu ditanggung pihak pemroses, atau pihak Sponsor.
“Biaya pemulangan jenazah korban ditanggung pihak sponsor, dari Arab Saudi hingga di Bandara Cengkareng. Sedang dari Jakarta ke kampung halaman, biaya pemulangan) korban ditanggung pihak BPJTKI dan katanya termasuk asuransi ditanggung oleh Sponsor nya”‘ jelas Suhendi.
Namun ketika PN mengkonfirmasi kedua sponsor nya baik telpon atau WhatsAp nya tidak menjawab nya, malahan yang menelpon ke PN malahan orang lain yang tidak ada hak untuk menjawab nya*** Sukadi















