• Advertorial
    • Kontak Kami
    Rabu, Juni 10, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Miris Warga Desa Setu Wetan Diduga Dipersulit dan Dikenakan Biaya Pelayanan Oleh Oknum Pemdesnya

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Mei 17, 2024
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    Kuwu Desa Setu Wetan Enggan Banyak Komentar Dan Diduga Tutupi Program Ketapang 2023

    oppo_2

    0
    BERBAGI
    156
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter
    oppo_2

    Pelita News Kabupaten Cirebon

    Hal memilukan terjadi pada warga Kabupaten Cirebon tepatnya warga Desa Setu Wetan Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, diduga terjadi adanya pungutan liar pada proses pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang mana salah seorang warga Desa Wetan di kenakan biaya administrasi oleh seorang oknum perangkat Desa Setu Wetan.

    Proses adminduk yang dimaksud yakni untuk biaya Kartu Identitas Anak (KIA) salah seorang anak pasutri warga Desa Setu Wetan yang diduga mengalami jantung bocor sejak lahir untuk keperluan kontrol pasca operasi.

    Menurut YS yang mengaku salah seorang pemerhati dan juga merupakan tokoh masyarakat di Desa Setu Wetan mengaku sangat prihatin dan miris atas kejadian yang menimpa salah seorang warga Desa Setu Wetan yang berjuang untuk buah hatinya yang saat ini sedang berjuang melawan rasa sakitnya pasca menderita jantung bocor.

    ” saya juga merasa prihatin , miris & kecewa atas pelayanan oknum pemdes Setu wetan yang kesannya tebang pilih dlm pelayanan kepada masyarakat terutama masyarakat tidak mampu,”katanya Jum’at 17/05.

    Walaupun saat ini anak tersebut telah dilakukan tindakan medis namun anak itu masih harus mendapatkan perawatan pasca operasi untuk dilakukan kontrol disalah satu rumah sakit di wilayah Jakarta.

    “betul sudah mendapatkan penanganan medis tapi masih harus kontrol ke rumah sakit jantung di Jakarta,”sambungnya.

    Bahkan YS memastikan kondisi kedua orang tua dari anak itu merupakan butuh serabutan sehingga hal yang layak dibantu bukan untuk dipersulit ketika keluarga tersebut membutuhkan bantuan, terlebih Ia sampaikan bahwa dirinya menerima keluhan secara langsung mengenai pelayan yang dirasa tidak maksimal.

    “Orang tua anak itu kerjanya serabutan, dan saya langsung menerima keluhan bahwa pemdes setu wetan pelayanannya tidak maksimal,”ucapnya.

    YS menyayangkan adanya perbuatan yang diduga kuat sangat biadab dan tak berperikemanusiaan, pasalnya warga tersebut dinilai merupakan warga yang kurang mampu, sehingga dengan adanya dugaan pengenaan biaya oleh oknum perangkat Desa Setu Wetan harus mendapatkan perhatian yang serius dari berbagai pihak, khususnya pihak yang berwenang.

    “terkait peristiwa salah satu warga tidak mampu yang meminta pelayanan pembuatan KIA di mintain uang sebesar Rp 50.000. Harapan saya kepada dinas terkait untuk bisa melakukan pembinaan atau tindakan tegas kepada oknum yang di duga melakukan pungli atas pelayanan pembuatan KIA ( Kartu Indentitas Anak ) karena itu menyangkut nyawa seseorang apalagi ini balita yg baru berumur 2 tahun serta menderita jantung bocor dari lahir,”ungkapnya.

    Sementara itu Nur Wahyudi Kuwu Desa Setu Wetan ketika ditemui Harian Pelita News beberapa waktu lalu mengatakan pihaknya telah mengetahui adanya dugaan pengenaan biaya pembuatan KIA yang dikenakan oleh oknum perangkat desanya, dan Nur Wahyudi saat itu mengakui belum bertemu dan menanyakan secara langsung terkait adanya dugaan yang mengarah pada oknum perangkatnya.

    “kami dengar adanya dugaan itu, dan kami sudah memanggil oknumnya tapi saat ini sedang ada kegiatan diluar,”katanya.

    Tak hanya itu hal yang sangat disayangkan untuk sanksi yang hendak dikenakan ketika dugaan tersebut benar adanya, Nur Wahyudi ungkapkan bahwa sanksi yang akan dikenakan pada oknum perangkat desanya hanya sebatas tegur melalui surat peringatan dan itu menurutnya merupakan teguran keras yang diberikan.

    “sanksi tegas pasti ada berupa bentuk teguran keras melalui surat peringatan,”tandas Nur Wahyudi.(Tim)

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Bupati indramayu Resmikan Sumur Bor Desa Eretan Wetan

    Berikutnya

    Harjad Kota Cirebon 2024, Dirayakan Dengan Perda Terbaru, Menjadi Peristiwa Sejarah Baru 

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Harjad Kota Cirebon 2024, Dirayakan Dengan Perda Terbaru, Menjadi Peristiwa Sejarah Baru 

    Harjad Kota Cirebon 2024, Dirayakan Dengan Perda Terbaru, Menjadi Peristiwa Sejarah Baru 

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Mei 21, 2026
    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Mei 19, 2026
    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Mei 21, 2026
    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Mei 22, 2026
    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    Juni 10, 2026
    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Juni 10, 2026
    Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

    Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

    Juni 10, 2026
    Kecam Intervensi SPPG Panongan: Jangan Bungkam Kebebasan Pers

    Kecam Intervensi SPPG Panongan: Jangan Bungkam Kebebasan Pers

    Juni 10, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Mitra SPPG Panongan Akui IPAL Masih Proses, Tolak Peliputan: Yang Penting Sudah Laporan ke BGN

      Mitra SPPG Panongan Akui IPAL Masih Proses, Tolak Peliputan: Yang Penting Sudah Laporan ke BGN

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SMAN 1 Jamblang Rilis Tahapan SPMB Jabar 2026: Transparan, Objektif, dan Akuntabel

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,432)
    • EKONOMI & BISNIS (312)
    • INDRAMAYU (5,284)
    • INFORMASI (563)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (5,970)
    • KESEHATAN (80)
    • KOTA CIREBON (1,045)
    • KUNINGAN (132)
    • MAJALENGKA (62)
    • NASIONAL (630)
    • OLAHRAGA (42)
    • PEMERINTAH DAERAH (723)
    • TEKNOLOGI (90)
    • Uncategorized (494)

    Berita Terbaru

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    Juni 10, 2026
    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Juni 10, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk