Pelita News Kabupaten Cirebon
Mahasiswa Proyek Kepemimpinan Kelompok 3 Universitas Swadaya Gunung Jati Prodi PGSD sukses laksanakan rangkaian kegiatan “Pengembangan Inovasi Daur Ulang Limbah Kerang Menjadi Kerajinan Bernilai Guna Dan Berkelanjutan” yang diselenggarakan di Taman Baca Anak di Desa Mundu Kabupaten Cirebon, Desa Mundu merupakan salah satu wilayah yang memiliki kekayaan alam laut yang melimpah, terutama berbagai jenis kerangnya yang dihasilkan oleh para nelayan lokal.
Kegiatan Proyek Kepemimpinan Kelompok 3 Universitas Swadaya Gunung Jati Prodi PGSD ini berlangsung selama dua hari yakni dari tanggal 21 Februari hingga 22 Februari 2025. Kegiatan proyek kepemimpinan diikuti dengan penuh antusias oleh anak-anak binaan Yayasan yang juga peserta didik MI AL-Mukarromah.
Menurut Dhita Lutfi Pramesty,S.Pd selaku penanggung jawab kegiatan, proyek kepemimpinan tujuan utama kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran lingkungan akan limbah dan keterampilan kekreatifan anak di desa Mundu, melalui edukasi tentang pengelolaan limbah cangkang kerang, serta mengajarkan mereka cara mengolah limbah tersebut menjadi kerajinan bernilai guna yang berpotensi menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan nantinya dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat sekitar.
Indy Kisnawati,S.Pd memaparkan pada kegiatan tersebut dihari pertama (Jumat, 21 Februari 2025) kegiatan dibuka dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala MI AL-Mukarromah Ifah Lathiefah, S.Pd.i serta dosen pembimbing Nurul Ikhsan Karimah, M.Pd., dan Ketua kelompok proyek kepemimpinan yaitu Anisa widya wati,S.Pd, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan yang memperkenalkan pemanfaatan limbah cangkang kerang kepada seluruh peserta yang hadir saat itu.
“kegiatan inti dimulai dengan kegiatan anak-anak dikenalkan dengan pemanfaatan limbah cangkang kerang, dibagi dalam beberapa kelompok kecil,” ungkap Fuzna Sumi Untari,S.Pd, Sie Acara kelompok proyek kepemimpinan.
Tak sampai disitu dalam membuat kerajinan yang memanfaatkan limbah kerang dipandu Mahasiswa dari Universitas Swadaya Gunung Jati pada kegiatan pertama diawali dengan menunjukan pop up book bertema kelautan yang sudah dirancang dari kelompok 3 yang dipimpin Lia Merliana,SPd.
Setelah kegiatan tersebut selesai, di setiap kelompoknya untuk melakukan praktik pembuatan kerajinan tangan bernilai guna dan berkelanjutan, adapun hasil kerajinan yang dihasilkan pada hari pertama setiap kelompoknya berbeda-beda. Dengan dibimbing oleh mahasiswa UGJ setiap kelompok menghasilkan hasil karya dari limbah cangkang kerang seperti hasil karya tirai pintu, pigura foto, gantungan kunci dan mozaik bertemakan gambar hewan-hewan laut,”terangnya.
Selanjutnya Rizki Lu’luul Jannah,S.Pd dan Rizka Fadhillah Agisty,S.Pd memaparkan dihari berikutnya Mahasiswa UGJ juga melanjutkan kegiatan kerajinan tersebut, namun untuk kali ini kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan hiburan, hal tersebut juga dirasa sangat dibutuhkan terlebih peserta dari kegiatan ini juga mengarah pada anak-anak yang masih membutuhkan acara kesenangan.
Dihari Kedua (Sabtu, 22 Februari 2025), kegiatan pelaksanaan projek kepemimpinan yaitu melanjutkan pembuatan kerajinan dari limbah kerang dan games ular tangga, Dalam kegiatan games ular tangga dipandu oleh Zainiyyata Ulimarrofidah,S.Pd selalu koordinator kegiatan games ular tangga yang berisikan tantangan dan soal HOTS yang bertemakan laut,”lanjutnya.
Dirinya sangat bersyukur seluruh proses kegiatan saat itu berjalan sesuai dengan jadwal dan tanpa ada sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi, selain itu juga ia tak lupa mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Desa Mundu dan MI Al-Mukarromah yang telah menyambut kegiatan ini dengan hangat dan penuh kekeluargaan.
“Alhamdulillah kegiatan ini berlangsung aman, tanpa ada kejadian yang di luar kendali, semuanya kondusif, kami juga ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung dan telah menerima kami,”ungkapnya.
Melalui kegiatan Mahasiswa Proyek Kepemimpinan Kelompok 3 melalui kegiatan Mahasiswa Proyek Kepemimpinan Kelompok 3 Universitas Swadaya Gunung Jati Prodi PGSD di Desa Mundu Kabupaten Cirebon diharapkan bisa menjadi inspirasi semua kalangan warga mundu dan sekitarnya bahwa limbah cangkang kerang bisa bernilai guna dan mampu memberikan dampak perubahan perekonomian dan perubahan lingkungan kearah yang positif.
“Inovasi daur ulang limbah kerang ini tidak hanya menghasilkan kerajinan bernilai guna dan berkelanjutan, tetapi juga menumbuhkan keterampilan kreatif, kepedulian lingkungan, serta jiwa kewirausahaan pada anak-anak sejak dini,” harapan Heni Fatmawati,S.Pd, Sekretaris kelompok proyek kepemimpinan.
















