Bojonegoro,PN
Sudadi, Kepala Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan puas atas capaian pekerjaan peningkatan fisik/infrastruktur desanya, yakni jalan aspal sepanjang 1,5 kilometer lebar 3 meter, penghubung ke desa tetangganya Jatimulyo. Rabu (31/3/2021).
Menurutnya, selain jalan di desanya itu, di Jatimulyo juga diaspal sepanjang 2,9 kilometer lebar 3 meter melalui TMMD Reguler 110 Kodim 0813 Bojonegoro.
“Pembangunan infrastruktur oleh Pemkab melalui TMMD Reguler memang terprogram dan terkoordinir dengan baik, karena cakupannya infrastruktur di dua sekaligus,” ungkapnya mengapresiasi di sela-sela penutupan TMMD di Balai Desa Ngrancang.
Itu langkah taktis lanjutnya. Bagaimana tidak, dengan sasaran infrastruktur yang bervariasi dan rehab 10 unit rumah tidak layak huni Aladin (Atap, Lantai, dan Dinding) di masing-masing desa, dapat diselesaikan dalam waktu 30 hari pelaksanaan TMMD Reguler.
“Desa yang mendapatkan program TMMD Reguler akan sangat beruntung karena ada juga pembangunan non fisik berupa penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan-pelatihan keterampilan untuk meningkatkan SDM warga,” sambungnya.
Belum lagi banyaknya kegiatan bakti sosial, jelas memberikan nilai tambah. Termasuk bantuan-bantuan sosial kepada warga kurang mampu maka menjadikan TMMD Reguler dirasakan manfaatnya oleh segala lapisan masyarakat.
Untuk itulah sekali lagi dirinya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab, TNI-Polri, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi demi kemajuan desanya.
Perlu diktahui, selain jalan, sasaran infrastruktur yang dibangun yakni rehab 1 unit ruang kelas SDN Ngrancang IV, normalisasi sungai di Desa Ngrancang sepanjang 1,5 kilometer, normalisasi Sungai Nglambangan Jatimulyo 1,5 kilometer, dan pembangunan saluran drainase U-ditch di Desa Jatimulyo 129 meter lebar 0,8 meter. (Aan)















