Pelita News, Indramayu – Menjelang perayaan Imlek, Vihara Dharma Rahayu Indramayu melakukan bersih-bersih baik tempat yang dijadikan ibadah maupun patung-patung yang dianggap suci bagi mereka.
Penjaga Vihara Dharma Rahayu, Uun (63) mengatakan, hampir setiap tahun menjelang perayaan Imlek, pihaknya melakukan bersih-bersih tempat ibadah seperti membersihan aksesoris setupa sampai patung-patung yang dianggap suci.
“Menyambut hari raya Imlek kami rutin melakukan bersih-bersih, agar umat yang akan melakukan ibadah pada perayaan Imlek nanti bisa lebih nyaman dalam beribadah,” kata dia dalam keterangannya, Selasa (17/1/2023).
Menurutnya, untuk saat ini jumlah penganut yang datang ke Vihara Dharma Rahayu Kabupaten Indramayu tidak terlalu banyak, paling kisaran 5 orang itu pun sudah pada tua.
Uun menyebutkan, pada saat tertentu klenteng ini ramai dikunjungi pengunjung seperti tahun baru Imlek, dan perayaan Cap GO Meh yakni 15 hari setelah perayaan imlek. Warga keturunan Tionghoa masih merayakan kirab Cap Go Meh sebagai akhir dari perayaan imlek.
Perayaan Kirab Cap Go Meh sendiri biasanya selalu ramai dan diikuti oleh beberapa warga keturunan dari berbagai daerah dan biasa keliling kota dengan diiringi beberapa kesenian khas berupa kesenian Barangsay, dan yang lainnya sambil membawa beberapa patung sambil di tandu.
“Untuk tahun ini kita rencanakan akan diadakan tradisi perayaan Kirab Cap Go Meh pada bulan Februari 2023 sekitar tanggal 10, dan perlu diketahu perayaan ini sempat tidak diadakan karena dalam masa Covid19,” ujarnya.
Biasanya klenteng atau Vihara ramai dikunjungi terutama pada saat awal bulan yakni tanggal 1-2 dan pertengahan bulan tanggal 14-15 dalam penanggalan China. Pada hari biasa, paling-paling Klenteng ini dikunjungi sekitar 5 orang dari umatnya. Tetapi ada saja pengunjung atau wisatawan yang datang ke klenteng ini untuk sekedar melihat.
Diketahui, Vihara Dharma Rahayu sendiri di bangun oleh Poey Soen Kam, pada tahun 1848 yang dulu bernama Klenteng An Tjeng Bio Indramayu, kemudian pada tahun 1880 dipindahkan ke depan oleh Tan Liong Siang.
Orang Indramayu sendiri lebih mengenal tempat ibadah tersebut dengan nama Klenteng dari pada nama Vihara Dharma Rahayu yang berlokasi di Jalan Veteran Indramayu. (saprorudin)















