Pelita News | Cirebon Timur – Keberadaan sebuah perusahaan sepertinya tak selalu berdampak baik bagi masyarakat setempat, namun justru berdampak buruk dengan semakin parahnya kerusakan jalan akibat dilalui kendaraan – kendaraan angkutan barang. Salah satunya ruas jalan kabupaten di Desa Mundu Pesisir hingga Desa Suci Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.
Mobil angkutan barang yang melintasi jalan kabupaten di kecamatan tersebut, pasalnya sudah berlangsung lama. Bahkan masyarakat sudah geram dengan lalulintas kendaraan yang besar, hingga mengakibatkan jalan antar kedua desa menjadi rusak parah. Disamping itu, curah hujan yang tinggi mengakibatkan jalan berlubang semakin besar dan sangat membahayakan pengendara khususnya roda dua.
Kepala Dusun (Kadus) Blok Kalijaga, Desa Mundu Pesisir, Rudi mengatakan, kerusakan jalan poros kabupaten semakin parah dengan banyaknya mobil angkutan barang yang melintasi jalan tersebut. Ditambah lagi kondisi curah hujan yang tinggi, sehingga berdampak kepada warga yang melintasi jalan tersebut, khususnya kendaraan roda dua. Bahkan, menurutnya tidak sedikit warga yang kesal mengeluhkan kondisi jalan, warga pun mengancam akan memasang portal jika kendaraan berat yang membuat jalan rusak masih terus melintas.
“Kami masih tahan agar tidak melakukan tindakan pemortalan jalan tersebut. Informasinya tahun ini akan dilakukan perbaikan, tapi entah benar atau tidak. Karena, sekarang baru awal tahun. Jadi kami masih menggunakan perbaikan jalan dari dinas terkait. Kalau kerusakannya sendiri, karena kondisi jalan kerap dilalui kendaraan besar dan diperparah dengan curah hujan tinggi, sehingga jalan yang berlubang tergenang air hingga semakin membuat kondisi jalan sangat membahayakan, terangnya, Selasa (14/1).
Lanjut dikatakan Rudi, perbaikan jalan yang direncanakan tahun ini semestinya secara menyeluruh dengan pembangunan betonisasi. Hal ini agar lebih tahan lama dan mengingat kendaraan beban besar yang melintasi akses jalan ini. Jika hanya dengan menambal yang berlubang saja, hanya bertahan sementara. Karena bila hujan turun, aspal mengelupas dan kembali berlubang.
“Saya berharap dari pihak perusahaan maupun dinas terkait dapat segera memperbaiki jalan rusak tersebut, guna kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan. Semoga tahun ini ada realisasi perbaikan jalan Mundu Pesisir – Suci, guna mencegah hal yang tidak diinginkan dan memperlancar perekonomian masyarakat,“ harapnya. @Ries















