Pelita News, Kabupaten Cirebon
Beredarnya video yang menggambarkan banyak korban jiwa yang meninggal pada insiden kebakaran di PT.AIYI Indonesia Internasional (Pabrik Kasur), ditampik oleh pihak perusahan, pasalnya semenjak api sudah dipadamkan hingga saat ini kamis (02/03) setelah dilakukannya pengecekan dipastikan tidak ada korban jiwa yang meninggal akibat kebakaran itu.
Amal Subhkan Humas PT.AIYI Indonesia Internasional pada keterangannya mengatakan, semua karyawan yang saat itu masih bekerja didalam pabrik semua selamat dan berhasil menyelamatkan diri dari sebelum kobaran api sebelum melalap seluruh bangunan dan barang yang ada didalam pabrik itu.
“semua karyawan selamat, karena pas kejadian hanya ada 32 orang bahwa berita adanya korban meninggal itu hoax,”katanya.
Dia memastikan semua karyawan yang saat itu masih berada didalam pabrik selamat, setelah dilakukannya pengecekan secara berluang.
“setelah dicek berulang-ulang kali sampai hari ini, tidak ada korban jiwa satupun yang meninggal akibat kebakaran,”tegasnya.
Ketika ditanya mengenai hak karyawan yang belum terbayar, Amal Subhkan sampaikan hal itu menjadi prioritas pihak perusahaan untuk bertanggungjawab memberikan hak karyawan (gaji.red) yang harus dibayarkan, dan tak hanya itu pihak perusahaan pun akan mengupayakan penyelesaian dengan pihak suplayer untuk barang yang sudah dikirim.
“hak karayawan akan diberikan, dari segi suplayer barang yang sudah dikirim juga harus diselesaikan,ini menjadi prioritas Kami, karena karyawan juga menanggung hidup keluarganya,”ucapnya.
Selain itu juga mengenai nasib karyawan perusahaan tersebut Amal Subhkan belum bisa memastikan dan membicarakan terkait hal itu, diungkapkannya pihak perusahaan saat ini sedang menginventarisir barang yang saat itu sudah masuk.
“kalau untuk PHK belum kearah sana, nanti dalam waktu dekat kalau gaji sudah dibayarkan, nanti Kita akan rapatkan dengan managemen, tindakan apa yang akan dilakukan, karena selama ini masih menginventarisir untuk suplayer dulu,paparnya.
Ditambahkannya, mengenai nasib karyawan PT.AIYI Indonesia Internasional juga Ia tetap berkoordinasi dengan Dinas terkait sehingga kedepannya karyawan yang ada diperusahaan tersebut bisa ada kepastian.
“dan kami sedang berkoordinasi dengan dinas ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, bagaimana caranya agar karyawan ini ada kepastian,”tambahnya.
Untuk berapa jumlah kerugian yang dialami pihak perusahaan yang disebabkan kebakaran tersebut, Amal Subhkan belum mengentahui berapa jumlah kerugian yang dialami, pasalnya kondisi pabrik saat ini masih belum diperbolehkan masuk diarea kebakaran, hanya pihak tertentu saja yang diperbolehkan masuk.
“untuk total kerugian yang disebabkan oleh kebakaran belum dihitung, dan penyebab kebakaran belum dianalisa karena masih ada police line dan masih dalam proses pendinginan,”ungkapnya.(Sur)













