Pelita News | Kab. Cirebon – Dugaan tawuran yang melibatkan pelajar SMPN 1 Sedong dan SMP Ibnu Khaldun di Jalan Wangkelang arah Putat, Kabupaten Cirebon, Rabu 5 Agustus 2026 sore berhasil dibubarkan warga.
Dalam peristiwa tersebut, seorang siswa SMPN 2 Lemahabang justru menjadi korban. Korban diketahui hanya melintas di lokasi kejadian sebelum akhirnya terjatuh dari motornya. Korban yang mengalami luka serius kini berada di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon.
Kepala SMPN 2 Lemahabang, Teti Kusmiyati, S.Pd, M.M memastikan siswanya murni menjadi korban kecelakaan dan tidak terlibat dalam tawuran dua kelompok sekolah lain.
“Sore itu siswa saya mau melintas di jalan Putat, kebetulan disitu ada dua kelompok yang hendak tawuran. Karena melihat banyak siswa sekolah lain berhamburan lari, secara spontan siswa kami yang tidak tau menau ikutan panik dan terjadilah kecelakaan tersebut,“ ujar Teti saat dikonfirmasi.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan di RSUD Gunung Jati. Pihak sekolah mengaku sudah menjenguk korban dan akan dilakukan tindakan operasi.
Beruntung, aksi tawuran tersebut berhasil dihalau dan dibubarkan oleh warga. Sehingga kedua belah pihak kocar-kacir melarikan diri.
Dari lokasi, sejumlah pelajar dan barang bukti berupa sepeda motor kemudian diamankan menggunakan kendaraan bak terbuka ke Mako Polsek Lemahabang.
Kasus tawuran ini menjadi sorotan. Warga masyarakat berharap aparat segera menindak tegas para pelaku agar tidak ada lagi siswa yang menjadi korban. @Ries















