Pelita News | Kabupaten Cirebon.- Dalam upaya memberikan dukungan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengalami kesulitan, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menyalurkan bantuan santunan secara simbolis di Pendopo Bupati Cirebon pada Jumat (3/5/2024).
Total sembilan PMI menerima bantuan, di antaranya tiga orang dalam kondisi sakit dan enam lainnya telah meninggal dunia.
Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban PMI dan keluarganya yang mengalami masalah setelah kembali dari luar negeri.
“Bantuan ini didanai oleh dana APBD Kabupaten Cirebon,” kata Imron.
Meskipun Kabupaten Cirebon menjadi salah satu sumber pekerja migran terbesar di Indonesia, Imron mengingatkan bahwa keputusan untuk bekerja di luar negeri harus disertai dengan pemahaman akan perubahan gaya hidup yang diharapkan. Di balik potensi penghasilan yang lebih tinggi, ancaman bagi PMI masih cukup besar.
“Dibalik sumbangan besar PMI pada pembangunan, mereka juga menghadapi risiko tinggi seperti kekerasan, penipuan, dan masalah lainnya,” Imron menambahkan.
Novi Hendrianto, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, menegaskan bahwa jumlah warga yang bekerja di luar negeri terus bertambah, dengan Taiwan sebagai negara tujuan utama. Peran Disnaker dalam memberikan informasi dan perlindungan kepada PMI sangat penting untuk memastikan keselamatan mereka selama bekerja di luar negeri. @Nurzaman















