Indramayu, PN
114 anak yatim/piatu dan 471 dhuafa, fukoro di Desa Singaraja dan Singajaya Kecamatan/Kabupaten Indramayu sumringah. Mereka mendapatkan berkah ramadhan berupa santunan THR Idul Fitri 1442 H/2021 dari panitia penggalangan dana (DKM/IRMA) kedua desa tersebut. Pemberian santunan bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an 1442 H /2021 bersama KH. Syaeroji Bilal di Masjid Al- Karomat Desa Singaraja, Senin 10 Mei 2021/28 Ramadhan 1442 H malam.
Koordinator Panitia Penggalangan Dana Desa Singaraja-Singajaya, Ust Moh Imam Subhan mengatakan sumber dana santunan THR berasal dari sumbangsih para dermawan. Sumbangan kata dia tidak harus besar, yang penting partisipasinya. “Semampu yang kita bisa. Sebisa yang kita mampu,” kata Subhan dalam keterangannya.
Menurutnya, santunan THR anak yatim/piatu, dhuafa, fukoro Desa Singaraja-Singajaya merupakan agenda rutin tahunan dan tahun ini menginjak pada tahun kesebelas. Sementara tujuan dari pemberian santunan THR dimaksud adalah agar mereka dapat ikut merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan bergembira dan tersenyum.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada para dermawan yang telah ikut berpartisipasi pada santunan THR sehingga kami bisa membantu meringankan kebutuhan lebaran ratusan anak yatim/piatu, dhuafa dan fukoro di kedua desa itu,” ucapnya.
Ust Moh Imam Subhan merinci pemberian santunan THR kepada 114 anak insya Allah dengan nominal sebesar Rp.700.000. Santunan itu bukan diberikan dalam bentuk pakaian, perlengkapan sekolah, paket sembako, parcel buah dan uang saku Rp.100.000.
Sementara itu panitia lainnya, Fahmi Labib menambahkan sejatinya, THR itu bukan cuma sekedar Tunjangan Hari Raya, tapi suatu bentuk perhatian/kasih sayang/penghargaan terhadap sesama di hari yang penuh berkah, di momen yang penuh hikmah untuk hidup yang lebih bermakna.
“Karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk sesama. Semoga kita senantiasa diberikan kemampuan dan kemauan untuk berbagi dengan orang yang terdekat kita dan orang-orang yang berarti dalam hidup kita, karena kita bukan apa-apa tanpa mereka,” tambah Komisioner KPU Indramayu ini. (saprorudin)















