Pelita News | Cirebon Timur – Bertahun lamanya, Ruas Jalan Cibogo – Babakan mengalami rusak berat. Kini masyarakat khususnya pengguna jalan sedikit lega, Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas PUTR merealisasikan kegiatan Peningkatan Jalan Cibogo – Babakan tepatnya di Desa Serang Wetan, Kecamatan Babakan dengan kucuran senilai Rp 781.253.000,- yang bersumber dari APBD Kabupaten Cirebon Tahun 2025.
Ironisnya, paket pekerjaan dengan volume panjang 219 m dan lebar 4 m yang dikerjakan oleh CV Satria Ratu Adil tersebut kini di soal. Meski terhitung baru saja rampung dikerjakan, nampak hotmix yang terkelupas kembali di banyak titik lokasi pekerjaan.
Plh Kabid Bina Marga DPUTR Kabupaten Cirebon, Reza Fauzi melalui sambungan selulernya menegaskan jika pihaknya sudah langsung menegur dan meminta penyedia untuk segera melakukan perbaikan jalan tersebut. Menurutnya, pelaksanaan pekerjaan Jalan Cibogo – Babakan masih ranah pelaksanaan dan belum dilakukan serah terima tahap pertama atau PHO.
“Jadi pihak penyedia masih bertanggung jawab sampai dengan masa pemeliharaan selama 6 bulan setelah PHO,“ ujarnya.
Sebelum dilakukan serah terima, pihaknya akan terus memonitor jangan sampai hal seperti ini dibiarkan terlalu lama. Ia juga mengakui ketika ada informasi dari rekan – rekan dilapangan, pihaknya segera berupaya menyampaikan langsung kepada penyedia untuk segera dilakukan penanganan.
“Selain koordinasi dengan pihak konsultan, kami sangat menyambut baik adanya informasi dari rekan media dan masyarakat. Karena kita punya tujuan yang sama dan satu misi untuk pembangunan infrastruktur di kabupaten Cirebon yang lebih baik lagi. Makanya kita secepat dan semaksimal mungkin melakukan penanganan,“ tambah Reza.
Reza menambahkan, peran pembangunan di Kabupaten Cirebon ini bukan hanya dari pihak penyedia, konsultan pengawas maupun Dinas saja. Akan tetapi semua pihak punya tugas tanggung jawab bersama dan dapat saling mengawasi.
“Kita tidak berharap hal seperti ini terjadi, tapi kita juga mesti melihat terlebih dulu situasi dan kondisi dilapangan dan apakah ada faktor lainnya. Pada intinya Dinas berupaya untuk segera menegur penyedia bahwa persoalan itu harus segera dilakukan perbaikan,“ tegasnya. @Ries















