Indramayu, PN
Bank Jabar Banten (bank bjb) menyalurkan dana CSR untuk pelatihan kewirausahaan dan keterampilan kaum disabilitas. Penyaluran dana itu sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar khususnya kaum difabel.
Manager CSR bank bjb, Indriani Fijri Astuti mengatakan pemberian bantuan corporate social responsibility (CSR) dalam bentuk pelatihan kewirausahaan dan keterampilan bagi kaum disabilitas yang diprakarsai Forum Komunikasi Penyandang Cacat Indramayu (FKPCI) dan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Indramayu itu sebagai bentuk sumbangsih perusahaan kepada masyarakat sekitar dan lingkungan.
Menurutnya, pemberian bantuan CSR kepada kaum difabel baru pertama ini dilakukan pihaknya. Jika program ini sukses dan prospeknya bagus kata dia mungkin saja akan diadakan kegiatan lanjutan.
“Mudah-mudahan teman-teman disabilitas lebih sukses, lebih semangat dan mereka bisa mandiri baik sosial ekonomi serta bisa berdaya guna bagi masyarakat,” kata Indri sapaan akrabnya usai menyerahkan sertifikat dan sarana penunjang bagi kaum disabilitas usai penutupan “Pelatihan Kewirausahaan dan Keterampilan Disabilitas Kabupaten Indramayu di Aula Kopsuka, kabupaten setempat, Kamis (29/12).
Ketua Forum Komunikasi Penyandang Cacat Indramayu (FKPCI), Suprayitno mengaku sukacita pihaknya mendapatkan perhatian dari managemen CSR bank bjb. Bantuan itu kata dia diberikan bukan dalam bentuk materi tapi bentuk pelatihan kewirausahaan dan keterampilan bagi 30 orang baik dari Indramayu juga dari Kabupaten Karawang, Purwakarta dan Cirebon.
“Pelatihan itu selain untuk memberikan bekal bagi kaum disabilitas agar bisa mandiri juga menciptakan lapangan kerja,” kata dia.
Menurutnya, karena pelatihan kewirausahaan itu sangat bermanfaat bagi kaum disabilitas, pihaknya berharap adanya perhatian dari BUMN dan BUMD lainnya yang ada di Kabupaten Indramayu.
“Semoga para disabilitas yang mengikuti pelatihan ini dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat selama mengikuti pelatihan untuk meningkatkan perekonomiannya dan jika memungkinkan bisa menciptakan lapangan kerja baru,” harapnya.
Hal serupa dikatakan Ketua Panitia, Prasetyo Wira Yuda. Menurutnya, bekal pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dirinya maupun kelurganya.
Diketahui, Pelatihan Kewirausahaan dan Keterampilan Disabilitas Kabupaten Indramayu dilaksanakan selama empat hari terhitung Minggu-Kamis, 26-29 Desember 2021. Pelatihan itu diikuti oleh 30 peserta tidak saja dari Kabupaten Indramayu namun juga dari Kabupaten Karawang, Purwakarta dan Cirebon. (saprorudin)















