• Advertorial
    • Kontak Kami
    Minggu, Juni 14, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Banjir di Kabupaten Cirebon: Ribuan Warga Terdampak, Pemkab Langsung Lakukan Penangana

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Januari 30, 2025
    dalam CIAYUMAJAKUNING, INFORMASI, KABUPATEN CIREBON, PEMERINTAH DAERAH
    0 0
    0
    Banjir di Kabupaten Cirebon: Ribuan Warga Terdampak, Pemkab Langsung Lakukan Penangana
    0
    BERBAGI
    26
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Pelita News | Cirebon – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Cirebon pada Jumat malam (17/1/2025) menyebabkan banjir melanda lima kecamatan, yaitu Kecamatan Weru, Tengahtani, Sumber, dan beberapa kecamatan lainnya. Sebanyak delapan desa terdampak, dengan jumlah warga terdampak mencapai 2.430 jiwa.

     

    Penjabat Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon, meninjau langsung lokasi terdampak, termasuk Pondok Pesantren Al-Khairiyah yang mengalami kerusakan parah.

     

    Dalam kunjungannya, Wahyu memastikan pemerintah daerah mengambil langkah cepat untuk membantu warga, yang menjadi korban banjir.

     

    Wahyu Mijaya menjelaskan, bahwa banjir telah menyebabkan kerusakan di berbagai titik, termasuk infrastruktur seperti jembatan dan tanggul penahan tanah (TPT).

     

    Ia juga menyebutka , Sebanyak 606 rumah terdampak banjir, dan 90 warga sempat mengungsi ke dua lokasi pengungsian.

     

    “Kami sudah memberikan bantuan makanan kepada pengungsi dan menyalurkan air bersih ke beberapa titik terdampak. Untuk lokasi yang masih tergenang air, kami akan melakukan penyedotan begitu kondisi memungkinkan,” ujarnya. Sabtu (18/1/2025).

     

    Tim pemadam kebakaran (damkar) juga diterjunkan untuk membersihkan lokasi terdampak, sementara sampah-sampah yang terbawa banjir mulai diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pemerintah daerah juga menyediakan alat kebersihan untuk membantu warga membersihkan lingkungan mereka.

     

    Wahyu menuturkan, ada korban luka dalam peristiwa ini, namun sudah ditangani oleh petugas. Korban mengalami luka, saat sedang ikut membantu mengevakuasi warga lainnya.

     

    “Korban mengalami luka di kaki, tetapi sudah dijahit dan kondisinya kini stabil,” ujar Wahyu.

     

    Menurut Wahyu, Banjir di Kabupaten Cirebon disebut disebabkan oleh penyempitan sungai di beberapa titik. Wahyu menyatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan normalisasi sungai.

     

    “Kami sudah berkomunikasi dengan BBWS. Penanganan awal sudah dilakukan di Sungai Cisanggarung dan Ciberes. Untuk titik baru ini, kami akan segera menurunkan alat berat agar masalah tidak berulang,” jelas Wahyu.

     

    Pemerintah Kabupaten Cirebon berjanji akan terus memantau kondisi dan menyelesaikan inventarisasi kerusakan, termasuk kerusakan pada jembatan, TPT, serta fasilitas umum lainnya.

     

    “Mudah-mudahan dengan kerja sama semua pihak, kita dapat mengatasi dampak banjir ini dengan baik,” pungkas Wahyu.

     

    Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, berharap pemerintah pusat dan provinsi dapat memberikan perhatian lebih untuk menangani masalah banjir ini.

     

    Sophi mengatakan, awalnya penanganan banjir fokus pada wilayah Cirebon Timur, karena menjadi salah satu wilayah langganan banjir.

     

    “ Tapi ternyata yang parah justru di sini. Semoga ada komunikasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat untuk penanganan yang lebih baik,” ujar Sophi.

     

    Pimpimnan Pondok Pesantren Al Khairiyah Kekurahan Watubelah Sumber, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dari kalangan santri di pesantrennya.

     

    Menurut Habib Miqdad, pihaknya juga tidak menyangka akan menjadi korban banjir besar, yang datang dengan tiba-tiba tersebut.

     

    Ia menuturkan, banjir merobohkan tiga gerbang, serta merendam masjid, kantor, asrama santri serta rumah dinas guru di pesantrennya.

     

    “Namun Alhamdulillah, tidak ada santri yang terluka,” kata Miqdad.

     

    Ia menambahkan, karena terdampak banjir yang cukup parah, pembelajaran di pondok pesantren, untuk sementara dihentikan, sampai proses pembenahan selesai.

     

    “Kami berharap dengan bantuan pemerintah, proses belajar mengajar bisa segera dilanjutkan,” tambah Habib Miqdad.@Nurzaman

    Tags: CiayumajakuningInformasiKabupaten CirebonPemerintah Daerah
    Sebelumnya

    Melalui Proyek Pembangunan Jetty Dan Propylene Storage Tank, PT.Polytama Komitmen Melibatkan Masyarakat 

    Berikutnya

    Pemda Cirebon Prioritaskan Langkah Penanganan Banjir, PJ Bupati Wahyu Mijaya Paparkan Dampak dan Rencana Tindak Lanjut

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Pemda Cirebon Prioritaskan Langkah Penanganan Banjir, PJ Bupati Wahyu Mijaya Paparkan Dampak dan Rencana Tindak Lanjut

    Pemda Cirebon Prioritaskan Langkah Penanganan Banjir, PJ Bupati Wahyu Mijaya Paparkan Dampak dan Rencana Tindak Lanjut

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Mei 21, 2026
    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Mei 19, 2026
    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Mei 21, 2026
    SPMB 2026/2027 SMK Negeri 1 Lemahabang Dibuka: Ini Timeline, Jalur & Kuotanya

    SPMB 2026/2027 SMK Negeri 1 Lemahabang Dibuka: Ini Timeline, Jalur & Kuotanya

    Juni 8, 2026
    Bansos Pangan Juni 2026 Disalurkan, Sejumlah Warga Keluhkan Beras Berbau Apek

    Bansos Pangan Juni 2026 Disalurkan, Sejumlah Warga Keluhkan Beras Berbau Apek

    Juni 14, 2026
    Dialog Wakil Rakyat dengan Warga Desa Rambatan Wetan, Ratnawati, Siap Fasilitasi Saluran Tertutup imbas RIMP

    Dialog Wakil Rakyat dengan Warga Desa Rambatan Wetan, Ratnawati, Siap Fasilitasi Saluran Tertutup imbas RIMP

    Juni 14, 2026
    Polsek Juntinyuat Patroli D Sejumlah  Titik Rawan Saat Malam Akhir Pekan

    Polsek Juntinyuat Patroli D Sejumlah  Titik Rawan Saat Malam Akhir Pekan

    Juni 14, 2026
    RSUD Waled Perkuat Sistem Informasi Jadwal Dokter demi Layanan Lebih Cepat & Akurat

    RSUD Waled Perkuat Sistem Informasi Jadwal Dokter demi Layanan Lebih Cepat & Akurat

    Juni 14, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • 614 KPM di Kaligawe Wetan Terima Bantuan Pangan Beras & Minyak Goreng

      614 KPM di Kaligawe Wetan Terima Bantuan Pangan Beras & Minyak Goreng

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SPMB 2026/2027 SMK Negeri 1 Lemahabang Dibuka: Ini Timeline, Jalur & Kuotanya

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Dialog Wakil Rakyat dengan Warga Desa Rambatan Wetan, Ratnawati, Siap Fasilitasi Saluran Tertutup imbas RIMP

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Ada Keluhan Pasien, RSUD Waled : Terjadi Miskomunikasi Soal Jadwal Dokter Cuti

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Bansos Pangan Juni 2026 Disalurkan, Sejumlah Warga Keluhkan Beras Berbau Apek

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,456)
    • EKONOMI & BISNIS (312)
    • INDRAMAYU (5,296)
    • INFORMASI (564)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (5,984)
    • KESEHATAN (81)
    • KOTA CIREBON (1,047)
    • KUNINGAN (132)
    • MAJALENGKA (62)
    • NASIONAL (630)
    • OLAHRAGA (42)
    • PEMERINTAH DAERAH (725)
    • TEKNOLOGI (90)
    • Uncategorized (516)

    Berita Terbaru

    Bansos Pangan Juni 2026 Disalurkan, Sejumlah Warga Keluhkan Beras Berbau Apek

    Bansos Pangan Juni 2026 Disalurkan, Sejumlah Warga Keluhkan Beras Berbau Apek

    Juni 14, 2026
    Dialog Wakil Rakyat dengan Warga Desa Rambatan Wetan, Ratnawati, Siap Fasilitasi Saluran Tertutup imbas RIMP

    Dialog Wakil Rakyat dengan Warga Desa Rambatan Wetan, Ratnawati, Siap Fasilitasi Saluran Tertutup imbas RIMP

    Juni 14, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk