Pelita News | Cirebon Timur – Mulai besok, enam kelas di SMK Negeri 1 Lemahabang segera dikosongkan, menyusul kondisi atap gedung mengalami pelapukan dan rusak parah. Pengosongan kelas ini dilakukan sebagai upaya antisipasi hal – hal terburuk yang mengancam keselamatan peserta didik. Kamis (5/2/2026).
Pantau dilokasi, atap gedung SMK Negeri 1 Lemahabang terlihat bergelombang parah akibat pergeseran kontruksi dibagian atap bangunan. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan membahayakan ratusan peserta didik yang tengah menimba ilmu.
Kepala SMK Negeri 1 Lemahabang, Suhartono, S.Pd membenarkan, terdapat enam kelas yang akan segera dilakukan pengosongan karena kondisi atap yang mengalami pelapukan dan bergelombang. Hal ini diakibatkan terjadinya pergeseran dan kerusakan pada struktur kontruksi atap bangunan yang berpuluh tahun lamanya belum pernah tersentuh rehabilitasi.
“Kondisi ini sudah sangat membahayakan. Maka, untuk antisipasi hal-hal terburuk akan segera di kosongkan mulai besok. Kami sangat khawatir karena ini membahayakan anak-anak,“ ungkapnya.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada KCD Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Barat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Cirebon yang telah merespon cepat mengunjungi dan meninjau langsung kondisi gedung sekolah. Untuk itu, ia sangat berharap segera adanya realisasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk dilakukan rehabilitasi skala urgensi.
“Insya Allah sedang dalam proses pengajuan dan sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Kami berharap segera dilakukannya rehabilitasi demi kenyamanan dan keselamatan peserta didik dan guru saat kegiatan belajar mengajar,“ ujar Suhartono. @Ries















