Pelita News | Kab. Cirebon – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon bersama Pemerintah Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon melaksanakan kegiatan Normalisasi Sungai Saluran Induk Ciwado BWD 6 ke 9 sepanjang kurang lebih 800 meter. Sabtu (11/7/2026).
Normalisasi ini merupakan salah satu upaya penanggulangan banjir sekaligus pengangkutan dan pembersihan sampah yang menumpuk di hampir sepanjang aliran sungai tersebut.
Ditemui di lokasi normalisasi, Kuwu Mertapadawetan H. Moh. Munif, AR mengatakan pengerukan perlu dilakukan untuk meminimalisir terjadinya banjir saat musim penghujan.
“Pengerukan atau normalisasi sungai yang dipenuhi tanaman air dan sampah ini memang harus dilakukan. Agar saat musim hujan tiba aliran air tidak terhambat, juga mengurangi aroma tidak sedap akibat banyaknya tumpukan sampah,“ tuturnya.
Lebih lanjut Munif menjelaskan, terealisasinya program ini berawal dari pengajuan proposal pihak desa kepada Dinas PUTR Kabupaten Cirebon agar sungai yang selama ini dipenuhi tumbuhan air dan sampah bisa segera dibersihkan.
“Alhamdulillah permohonan kami terealisasi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPRD Fraksi Golkar, Ibu Diah, yang turut mendorong dan merespon, sehingga sungai di Desa Mertapadawetan kembali terlihat bersih dan nyaman. Selain memperindah pemandangan, yang paling penting adalah terciptanya sungai bersih dan bebas bau berdampak pada peningkatan kesehatan warga,“ ungkapnya.
Munif berharap, setelah pembersihan dan pengerukan selesai, tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah di sepanjang aliran sungai atau di tempat yang bukan pada tempatnya. Menurutnya, sekalipun Pemdes terus berupaya menanggulangi persoalan sampah dan melakukan pembersihan, tidak akan berdampak jika masyarakat masih membuang sampah sembarangan.
“Oleh karena itu kami meminta kerja sama semua pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan, khususnya membuang sampah pada tempatnya,“ pungkasnya. @Ries















