Pelita News I Indramayu – Greget dengan kondisi Desa Patrol, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu yang dinilainya tidak mengalami perkembangan yang signifikan, mendorong Akhmad Zaenuri ‘turun gunung.’ Ia siap membangun Desa Patrol menjadi desa yang mandiri dan maju serta menjadi desa percontohan nasional.
Untuk mewujudkan itu, sing due Warung Kopi Kopid ini, terpanggil untuk mencalonkan diri sebagai bakal calon Kuwu desa setempat.
Ia memiliki keinginan agar anggaran desa terserap kepada masyarakat secara transparan, terbuka dan amanah. Hal itu, kata dia, menjadi tantangan luar biasa bagi dirinya dan sebuah panggilan nurani agar anggaran-anggaran desa bisa terserap untuk masyarakat baik untuk sektor pendidikan, peningkatan lapangan pekerjaan dan ketahanan pangan dan sector lainnya.
“Dengan konsep SMART, saya siap membangun Desa Patrol menjadi desa yang mandiri dan maju,” kata dia usai mengikuti sosialisasi seleksi akademik bakal calon kuwu lebih dari lima orang bakal calon di Gedung Aula Nyi Endang Dharma Ayu, Unwir Indramayu, Rabu (12/11/2025).
Akhmad Zaenuri merinci arti SMART, yakni, Sinergi, Menyenangkan, Aktif dan Inovatif, Religius, Transparan. Sinergi, kata dia, Pemdes Patrol harus mampu bersinergi dengan pemerintahan kabupaten, provinsi dan pusat maupun legislatif di semua tingkatan. Menyenangkan, menjadikan desa yang menyenangkan sehingga semua elemen masyarat terlibat aktif dalam program-program di desa.
Kemudian, Aktif dan inovatif, adalah, seluruh elemen harus aktif dalam kegiatan keagamaan, kebudayaan atau kegiatan-kegiatan tingkat kabupaten hingga nasional, Religius, ingin menghidupkan setiap musholla untuk lebih aktif melakukan syiar islam, dan ingin menjadikan balai desa menjadi sentral kajian-kajian keislamanan. Transparan masyarakat harus tahu ada berapa banyak anggaran yang datang ke desa baik dari pemda, provinsi dan pusat serta pendapatan asli desa (PADes).
Pria yang akrab disapa Jay Krhesna ini, juga menyodorkan program-program yang akan diusungnya jika terpilih sebagai Kuwu Desa Patrol. Program-program tersebut meliputi, normalisasi kalen dan saluran, penerangan jalan umum, tata kelola sampah, bangun desa wisata, pembagian bibit tanaman gratis, bangun sarana olahraga, subsidi pupuk dan PBB, penataan sarana dan infrastruktur jalan, renovasi baladesa dan pengadaan ambulan dan mobil siaga.
Jay Krhesna menambahkan, dirinya mengikuti sosialisasi seleksi akademik bakal calon kuwu lebih dari lima orang bakal calon, karena Bakal Calon Kuwu Desa Patrol berjumlah 10 orang, sementara berdasarkan aturan yang berlaku maksimal bakal calon adalah 5 orang. @safaro















