Pelita News | Kab. Cirebon – Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah X Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Optimalisasi Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi (AKPK) Melalui Platform Jabar Talent Connect, bertempat di Aula SMA Negeri 1 Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jum’at 23 Oktober 2026.
Rapat koordinasi strategis ini dilaksanakan secara kolaborasi antara KCD Pendidikan Wilayah X, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat, dan Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala KCD Wilayah X, Herman Hadi Santoso, S.P., M.M ini, menghadirkan para Kepala SMA Negeri, SMK Negeri, dan SLB Negeri dari Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, dan Kabupaten Kuningan.
Mengusung tema “Pengembangan Kompetensi Pendidik Berdasarkan AKPK Pada Jabar Talent Connect di SMA/SMK/SLB KCD X Provinsi Jawa Barat”, rakor ini bertujuan untuk mendukung perencanaan Pengembangan Kompetensi (Bangkom) Guru yang lebih terarah dan berbasis data.
Dalam forum yang juga menampilkan semangat BerAKHLAK dan Bangga Melayani Bangsa tersebut, dipaparkan tiga fokus utama agenda:
1. Sinergi dan Kolaborasi: Membangun kerja sama yang kuat antara KCD Wilayah X, BPSDM, pengawas, kepala sekolah, serta para guru SLB se-Jawa Barat untuk pengelolaan layanan pendidikan yang terpadu.
2. Peningkatan Mutu Pendidikan Khusus: Memperkuat tata kelola untuk menghadirkan layanan pendidikan khusus yang lebih adaptif, inovatif, inklusif, dan berbasis digital, sehingga mampu memberikan layanan terbaik bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
3. Implementasi Aplikasi Jabar Talent Connect: Mendorong penguatan kompetensi dan pengelolaan talenta tenaga pendidik melalui sistem digital terintegrasi milik BPSDM. Melalui platform ini, setiap guru SMA/SMK/SLB Negeri didorong untuk mengisi AKPK secara mandiri, sehingga data kebutuhan kompetensi menjadi akurat dan program Bangkom yang disusun lebih tepat sasaran.
Kepala KCD Wilayah X, Herman Hadi Santoso, dalam arahannya menegaskan bahwa transformasi digital melalui Jabar Talent Connect akan mempermudah pengelolaan layanan pendidikan dan memberikan dampak positif yang merata bagi seluruh satuan pendidikan di Jawa Barat.
Selain fokus utama pada AKPK dan Bangkom Guru, rapat juga membahas agenda penting lainnya, yakni Pembangunan Mutu Air Minum Sistem Penyediaan Air Minum Sekolah (SPAM Sekolah). Program ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan Sekolah Sehat dengan menjamin ketersediaan air minum yang layak, bersih, dan bermutu bagi seluruh warga sekolah.
Dengan terselenggaranya rapat koordinasi di Aula SMAN 1 Lemahabang ini, diharapkan seluruh kepala sekolah negeri di wilayah Cirebon dan Kuningan dapat segera menindaklanjuti pengisian AKPK di Jabar Talent Connect dan mendukung penuh program peningkatan mutu sarana pendidikan, demi terwujudnya layanan pendidikan Jawa Barat yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. @Ries













