Pelita News | Kab. Cirebon – Tahap Pemetaan Calon Murid Baru atau PCMB dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026 telah selesai. Kini perhatian calon peserta didik dan orang tua tertuju pada pembukaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jabar 2026 Tahap 1 yang dimulai 15 Juni 2026.
Disdik Jabar menyebut SPMB 2026 jenjang SMA, SMK, dan SLB menghadirkan perubahan. Salah satunya: adanya tahap pemetaan sebelum seleksi reguler. Tahap ini membantu calon murid memetakan peluang diterima di sekolah tujuan berdasarkan jarak, nilai rapor, prestasi, jalur daftar, dan kuota sekolah.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Cirebon yang juga Kepala SMA Negeri 1 Sumber, H. Nugro Wicokro mengapresiasi sistem SPMB Jawa Barat 2026 yang kini memasuki Tahap 1 pada 15-19 Juni 2026.
“Tahap Pemetaan Calon Murid Baru PCMB kemarin sangat membantu SMA-SMA Negeri di Kabupaten Cirebon. Calon siswa dan orang tua jadi lebih realistis melihat peluang. Jadi saat Tahap 1 dibuka, pilihan sekolah tujuannya sudah lebih matang,” terangnya, Rabu (17/6/2026).
Menyoroti pembagian kuota SMA Negeri, Nugro Wicokro menyebut komposisi 35% domisili menjaga asas keadilan wilayah, 30% prestasi memberi ruang bagi anak-anak berprestasi akademik maupun non-akademik, 30% afirmasi adalah wujud negara hadir untuk anak kurang mampu dan disabilitas serta 5% mutasi sudah seimbang.
“Kami berkomitmen menjaga SPMB 2026 bebas intervensi. Setiap anak Cirebon berhak dapat kursi di SMA Negeri sesuai jalur dan potensinya. Mari kita jaga bersama agar SPMB tahun ini jadi teladan,” ujarnya saat di dampingi Sekretaris MKKS SMA Kabupaten Cirebon yang juga Kepala SMA Negeri 1 Astanajapura, H. Haerudin.
Menutup pernyataannya, ia menegaskan komitmen SMA Negeri se-Kabupaten Cirebon.
“Kami seluruh Kepala SMA Negeri se Kabupaten Cirebon akan terus kedepankan integritas— transparan, objektif, dan melahirkan generasi yang cerdas otaknya, mulia akhlaknya,“ tegas Nugro Wicokro.
Berikut Jadwal SPMB Jabar 2026 Tahap 1:
Pendaftaran Tahap 1 berlangsung 5 hari untuk SMA dan SMK Negeri. Rinciannya:
1. Registrasi: 15-19 Juni 2026
2. Verifikasi dokumen & masa sanggah: 15-19 Juni 2026
3. Pengumuman hasil seleksi: 24 Juni 2026
4. Daftar ulang: 26-29 Juni 2026
Bagi yang belum lolos, masih ada SPMB Tahap 2:
1. Registrasi: 30 Juni-6 Juli 2026
2. Verifikasi & masa sanggah: 30 Juni-6 Juli 2026
3. Pengumuman: 10 Juli 2026
4. Daftar ulang: 13-14 Juli 2026
Artinya, calon murid punya 2 kesempatan masuk SMA/SMK Negeri Jabar.
Pembagian Kuota Jalur
Jenjang SMA:
1. Domisili: 35%
2. Prestasi: 30%
3. Afirmasi: 30%
4. Mutasi: 5%
Jenjang SMK:
1. Prestasi: 55% – porsi terbesar
2. Afirmasi: 30%
3. Domisili terdekat: 10%
4. Mutasi: 5%
Komposisi SMK membuat nilai akademik + prestasi non-akademik jadi faktor kunci.
Syarat Dokumen Tiap Jalur
1. Jalur Domisili: Untuk siswa sesuai rayon sekolah. Dokumen: KK terbit min. 1 tahun sebelum daftar, akta lahir, KK lama/suratw kehilangan jika ada perubahan, akta cerai/kematian jika perlu. Nama orang tua di KK harus sama dengan dokumen pendidikan.
2. Jalur Prestasi: Untuk siswa berprestasi akademik/non-akademik. Dokumen: Rapor semester 1-5, sertifikat prestasi, hasil TKA untuk SMA. Khusus SMK tidak pakai TKA.
3. Jalur Mutasi: Untuk anak yang ikut pindah tugas orang tua/guru. Dokumen: Surat penugasan/pindah kerja ortu, surat pindah domisili, dokumen pendukung dari instansi.
4. Jalur Afirmasi: Untuk keluarga kurang mampu, disabilitas, bakat istimewa. Dokumen: Bukti bansos pemerintah, surat pernyataan ortu bermaterai, identitas keluarga. @Ries














