Jakarta Barat | Pelita News – Aksi humanis puluhan taruna Akademi Kepolisian mendadak jadi sorotan. Di tengah padatnya arus lalu lintas kawasan Daan Mogot, mereka turun langsung ke jalan membagikan takjil sambil mengedukasi pengemudi ojek online soal mudik aman, Selasa (17/3/2026).
Momen ini bukan sekadar bagi-bagi makanan. Para taruna juga menyampaikan pesan penting: keselamatan saat mudik dan pemanfaatan layanan darurat 110 yang bisa diakses kapan saja.
Di tengah hiruk-pikuk jalan raya, para taruna aktif menyapa pengendara, khususnya ojol. Mereka memberikan edukasi singkat tentang pentingnya disiplin berlalu lintas, menjaga kondisi tubuh saat perjalanan jauh, hingga langkah cepat saat menghadapi situasi darurat.
Pendekatan langsung seperti ini dinilai lebih “ngena” karena menyentuh masyarakat yang benar-benar akan menghadapi arus mudik dalam waktu dekat.
Menjelang waktu berbuka, suasana berubah hangat. Paket takjil dibagikan kepada para pengendara yang melintas. Responsnya spontan: senyum, ucapan terima kasih, hingga obrolan santai di pinggir jalan.
Bagi para pengemudi ojol, aksi ini terasa lebih dari sekadar bantuan kecil, melainkan bentuk perhatian di tengah rutinitas yang padat.
Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama antara taruna dan para pengemudi ojol. Tanpa sekat, mereka duduk bersama, berbagi cerita, dan menikmati kebersamaan sederhana yang jarang terjadi di jalanan ibu kota.
Aksi ini memperlihatkan sisi lain dari institusi kepolisian—lebih dekat, lebih peduli, dan hadir langsung di tengah masyarakat. Bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga membangun kepercayaan dan kedekatan.
Dengan momentum mudik Lebaran yang semakin dekat, pesan yang dibawa jelas: keselamatan adalah tanggung jawab bersama.@Bams















