Pelita News | Cirebon Timur – Surat internal yang diterbitkan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Barat kepada seluruh kadernya, termasuk yang berada di jajaran eksekutif seperti Bupati Cirebon, merupakan langkah institusional partai dalam menjaga kedisiplinan dan integritas kader dalam menjalankan amanat rakyat.
Dalam konteks pemerintahan daerah, surat ini dapat dimaknai sebagai bentuk koreksi dan pengingat agar kepala daerah kembali fokus terhadap persoalan mendasar yang tengah dihadapi masyarakat, khususnya terkait infrastruktur jalan yang hingga kini belum menunjukkan kemajuan berarti.
Namun demikian, seperti yang disampaikan R. Hamzaiya, S.Hum, efektivitas surat tersebut dalam meredam kekecewaan publik sangat bergantung pada respons konkret dari kepala daerah. Apabila Bupati Imron Rosyadi segera mengambil langkah-langkah nyata dan terukur dalam penanganan jalan rusak serta melakukan komunikasi terbuka dengan masyarakat, maka surat ini berpotensi menjadi jembatan pemulihan kepercayaan.
“Ini adalah momentum untuk memperbaiki hubungan antara pemerintah dan rakyat, serta menunjukkan bahwa sistem partai tetap bekerja dalam memastikan pelayanan publik berjalan semestinya,“ ujarnya.
Sebaliknya, jika surat ini tidak diikuti dengan tindakan yang relevan, maka masyarakat dapat menilai bahwa teguran partai tidak memiliki daya paksa terhadap jalannya pemerintahan daerah. Dalam situasi seperti itu, kekecewaan publik bisa berkembang menjadi ketidakpercayaan politik yang lebih serius.
“Munculnya aspirasi-aspirasi keras, termasuk dorongan untuk mengevaluasi kepemimpinan melalui mekanisme demokratis seperti hak interpelasi hingga pemakzulan, bisa menjadi bagian dari dinamika yang berkembang di masyarakat dan parlemen lokal,“ lanjut Hamzaiya.
Oleh karena itu, Hamzaiya meminta agar surat PDIP ini sebaiknya dibaca bukan sebagai ancaman atau hukuman, tetapi sebagai peringatan yang konstruktif—bahwa pelayanan publik adalah mandat utama seorang kepala daerah. Masyarakat memiliki harapan besar, dan partai memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kader-kadernya tidak melupakan panggilan tersebut.
“Kini, semua bergantung pada komitmen dan langkah konkret yang diambil oleh Bupati Cirebon untuk menjawabnya dengan kerja nyata,“ imbuhnya, Sabtu (12/7/2025). @Ries















