Pelita News Brebes
Untuk mengenang perjuangan hisbullah 45 dalam merebut kemerdekaan negara kesatuan republik indonesia perlu di kenang dengan berdoa serta tahlil bersama sama (6/7)
Dijelaskan oleh rd amir serta rd aksa bahwa di Desa Pengabean Kecamatan Losari Kabupaten Brebes sebagai generasi muda sepatutnya harus meneruskan perjuangan para leluhur dalam memerdekaan negara kesatuan republik indonesia yang kita cintai
Bentuk syukuran kami sekeluarga mengadakan doa serta tahlil bersama sama dengan masyarakat Desa pengabean kecamatan Losari Kabupaten Brebes yang dipimpin oleh DR Kh Abdul Abbas billiyachsi secara hikmat
Sebelum acara tahlilan serta doa , rombongan dari kraton kasepuhan yakni R Udin Kaenudin, R Suparja, abah idam disunguhi tarian topeng khas losari dalam menyambut para tamu kehormatan dalam peresmian situs pangeran singadipraja
Suasana sakral dan magis terasa dalam penyambutan tamu kehormatan yang berasal dari pihak kraton kasepuhan
Lanjut rd aksa serta rd Amir rombongan dari kraton kasepuhan di sunguhi makanan serta minuman sebagai bentuk penghormatan
Pihak keluarga menjelaskan kepada pihak kraton kasepuhan bahwa di area belakang rumah kami di Desa pengabean Kecamatan Losari Kabupaten Brebes ada beberapa situs makam diantaranya pangeran adipati arya singadipraja, nyai mas ratu aisyah, pangeran Mukhid hasan , pangeran adipati arya dipa singawijaya, nyai mas ratu bagus kusumaningrum yang perlu dicatat dan diresmikan oleh pihak kraton kasepuhan cirebon
R Udin Kaenudin dari pihak kraton kasepuhan cirebon meminta kepada pihak keluarga rd aksa serta rd amir agar memberitahukan kepada pihak pemdes Pengabean serta ke dinas pariwisata dan budaya (Disparpora) kabupaten Brebes agar bisa tercatat oleh pemda kabupaten brebes ujarnya
Pihak kraton kasepuhan yakni Raden suparja dari balai situs dan sejarah nasional yang didampingi oleh abah idam ahli sejarah yang merupakan sesepuh kraton kasepuhan akan mencatat dan meresmikan situs makam tersebut di Desa pengabean Kecamatan Losari kabupaten.Brebes ujarnya
Selanjutnya puncak acara berikutnya di isi oleh DR KH Abdul Abbas billiyachsi yang dikenal dengan gus babas
Dalam sambutan beliau meminta kepada masyarakat Desa Pengabean kecamatan Losari kabupaten Brebes harus mengenal sejarah serta mengenang para pejuang hisbullah 45 dalam memerdekaan negara kesatuan republik indomesia
Banyak sekarang kaum ba’alwi seperti habib yang berusaha memalsukan makam para pejuang hisbullah serta memalsukan makam wali sanga
Pihaknya dari laskar sabililah yang di utus oleh kami sudah membongkar situs makam palsu di beberapa wilayah di indonesia
Bahwa jujur bahwa keturunan kaum ba’alwi merupakan keturunan askenaji dan keturunan nasabnya terputus dengan baginda rosul Muhamad saw
Kami berharap kepada masyarakat dan laskar fisabililah serta laskar macan ali agar bisa menjaga makam serta situs makam wali sanga agar tidak dipalsukan, sehingga bisa merusak sejarah pungkasnya(Ded/Jibril)















