Pelita News | Cirebon Timur – Sukses di tahap satu, SMA Negeri 1 Pabedilan siap sukseskan kembali penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap kedua Tahun 2025/2026. SPMB tahap satu sendiri sudah rampung sejak Selasa (10/6/2025) – Senin (16/6/2025) lalu. Dimana hasil seleksi tahap satu tersebut telah di umumkan pada Kamis (19/6/2025) yang dilanjutkan dengan jadwal daftar ulang pada Jum’at (20/6/2025) – Senin (23/6/2025) kemarin.
Panitia SPMB sekaligus Waka Sarpras SMA Negeri 1 Pabedilan, Anan Syukron, S.Pd menjelaskan, pada SPMB tahun ini Jalur domisili menjadi pengganti sistem zonasi pada PPDB sebelumnya. Sistem jalur ini mempertimbangkan jarak antara tempat tinggal siswa dengan sekolah tujuan dengan ketentuan Kartu Keluarga dan Surat Keterangan Domisili yang diterbitkan minimal 1 tahun.
“Ada 4 (empat) Jalur Penerimaan dan Kuota SPMB SMA 2025. Pada tahap satu telah sukses dibuka untuk Jalur Domisili dengan kuota 35%, Jalur Afirmasi dengan kuota 29% untuk Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) dan 1% untuk PDBK serta Jalur Mutasi dengan kuota 1% untuk pindah tugas dan 4% anak guru,“ jelasnya.
Sedangkan Jalur afirmasi, lanjut diterangkan Anan, diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu serta calon siswa penyandang disabilitas. Mekanisme seleksi jalur ini tentunya diperketat pada SPMB 2025 agar sesuai dan tepat sasaran.
“Jalur mutasi diperuntukkan bagi siswa yang orang tuanya pindah tugas ke daerah tertentu. Pada jalur ini tentunya ada kuota untuk anak guru sehingga dapat mengikuti pendaftaran,“ terangnya.
Anan kembali menyampaikan, penyelenggaraan SPMB SMA Negeri 1 Pabedilan tahap kedua mulai dibuka hari ini, Selasa (24/6/2025) – Selasa (1/7/2025) untuk Jalur Prestasi Akademik dengan kuota 20% Raport dan 5% Kejuaraan. Sedangkan Jalur Prestasi Non Akademik diberikan kuota 3% Kejuaraan dan 2% Kepemimpinan. Untuk hasilnya akan diumumkan pada Rabu (9/7/2025) dan dilanjutkan jadwal daftar ulang pada Kamis (10/72025) – Jum’at (11/7/2025) mendatang.
“Lebih penting dari ini kami berkomitmen menyelenggarakan SPMB yang jujur, adil, transparan dengan menolak bentuk kecurangan dan praktik pungli yang menciderai integritas pendidikan. Sehingga kami pastikan bersih dari istilah titipan itu,“ tegasnya. @Ries















