Pelita News | Cirebon Timur – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Makmur Sejahtera Desa Susukanlebak, Kecamatan Susukanlebak yang telah berdiri sejak 2016 lalu, kini mengambil langkah strategis dengan mengembangkan salah satu lini usahanya di bidang peternakan kambing. Proyek dengan nilai anggaran 185 juta ini ditandai dengan rampungnya tahap pembangunan kandang kambing.
Pengembangan usaha BUMDes pada bidang peternakan kambing ini merupakan langkah besar untuk mendiversifikasi ekonomi lokal sekaligus upaya memberdayakan masyarakat setempat. Badan Usaha Milik Desa memahami potensi besar di sektor peternakan, terutama kambing, sebagai sumber pendapatan tambahan bagi penduduk desa.
Kuwu Desa Susukanlebak, Ahmad Jaelani menyebutkan, proyek peternakan kambing ini bukan hanya sekadar menambah populasi hewan di desa, tetapi juga akan dapat menciptakan peluang ekonomi baru. Bahkan ia meyakini bahwa pengembangan ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat desa.
“Selain menciptakan lapangan kerja baru, kami berharap dapat memberikan pemahaman tentang praktik pertanian yang berkelanjutan dengan pemanfaatan pupuk organik. Ini adalah langkah penting menuju pertanian yang ramah lingkungan dan produktif.”
Selain itu, lanjut dikatakan Ahmad Jaelani, proyek penyuplai pakan ternak lokal juga akan menjadi bagian integral dari inisiatif ini. Dengan menyediakan pakan ternak yang berkualitas, BUMDes Makmur Sejahtera Desa Susukanlebak berusaha untuk mendukung peternak lokal dalam meningkatkan produktivitas dan kesehatan ternak mereka.
“Dengan adanya proyek ini, BUMDes Makmur Sejahtera berharap dapat menciptakan model bisnis yang dapat berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat desa,“ tuturnya.
Senada dikatakan Ketua BUMDes Makmur Sejahtera Desa Susukanlebak, Maryamah, BUMDes dapat mengembangkan peternakan kambing sebagai salah satu sumber pendapatan desa dan juga menciptakan lapangan kerja baru. Peternakan kambing di bawah pengelolaan BUMDes akan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa, seperti peningkatan hasil panen, dan ketahanan pangan.
“Manfaat ternak kambing ini tentunya dalam penjualan kambing dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa dan BUMDes, selain itu dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi warga desa, baik yang terlibat langsung dalam peternakan maupun yang menyediakan kebutuhan pakan dan perawatan,“ terangnya.
Maryamah kembali menyampaikan, bahwa realisasi pengembangan peternakan kambing dapat menjadi sumber protein hewani bagi masyarakat desa dalam upaya peningkatan ketahanan pangan. Berikutnya, pada pemanfaatan pupuk organik kotoran kambing dapat digunakan untuk tanaman pertanian, meningkatkan hasil panen dan produktivitas.
“Pengembangan peternakan kambing ini juga sebagai bagian dari diversifikasi usaha dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian,“ imbuhnya. @Ries















