Pelita News Kabupaten Cirebon
Akhirnya program Ketahanan Pangan (Ketapang) di Desa Setu Wetan Tahun Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon anggaran 2022 maupun 2023 mendapatkan tanggapan dari pihak Camat Weru. Kembali diulas program Ketapang Desa Setu Wetan tahun 2022 terdapat dua program yang diantaranya untuk Bebek dan Madu Klanceng yang nama dari kedua program tersebut dinyatakan oleh pihak RKP Desa Setu Wetan tahun 2023 diduga gagal, pasalnya program Ketapang tahun 2022 tersebut diduga kuat tidak ada satu pun yang saat ini tersisa bahkan menghasilkan untuk pendapatan desa atau pengelolanya sendiri.
Kemudian Program Ketapang Tahun 2023 Desa Setu Wetan yang mana pada program tersebut terdapat empat program Ketapang yakni Program penggemukan Kambing, Burung Puyuh, Ikan Lele, dan Ayam Sentul. Berdasarkan pengakuan dari tim RKP program Ketapang tahun 2023 diduga banyak ketidak sesuaian salah satunya mengenai pengalihan lokasi program Ketapang ikan Lele yang mana saat itu telah disepakati oleh RKP untuk dialokasikan di wilayah dusun satu namun yang pada kenyataannya program tersebut diduga ditempatkan di lokasi dusun 02, sehingga menimbulkan pertanyaan bagi salah seorang yang mengaku menjadi tim RKP program Ketapang Desa Setu Wetan tahun 2023.
Camat Weru Hevazy Aldharyhary, ketika dihubungi Jurnalis Harian Pelita News melalui via WhatsApp nya mengatakan, pihaknya pertama kali menjabat sebagai Camat Weru Kabupaten Cirebon diakhir tahun 2022, sehingga program kegiatan yang ada di wilayah Desa Setu Wetan saat itu telah di keluarkan Penyerahan Pelaporan Hasil Pemeriksaan (PLHP) dari inspektorat Kabupaten Cirebon.
“kalau tahun 2022 saya awal menjabat diakhir tahun dan sudah ada PLHP yang merupakan syarat Kuwu incumbent untuk mencalponkan kembali sebagai calon Kuwu, walaupun hasilnya Kuwu Ratna tetap kalah,”jelasnya Selasa 21/05.
Mengenai pelaksanaan kegiatan program Ketapang tahun 2023 di Desa Setu Wetan Hevazy Aldhary atau yang biasa di sapa Alda menyerahkan sepenuhnya kepada pihak inspektorat Kabupaten Cirebon selaku pihak audit dari pemerintah daerah Kabupaten Cirebon yang menurutnya dalam waktu dekat ini audit yang dimaksud akan segera dilakukan.
“kita nunggu hasil audit dari inspektorat, biasanya bulan depan kan datang,”ucapnya.
Diduga juga Alda Camat Weru diduga kaget dengan adanya dugaan pelaksanaan kegiatan program Ketapang tahun 2023 yang diduga dilaksanakan pada tahun 2024, Ia merasa baru mengetahui adanya informasi tersebut.
“saya belum tahu tuh,”paparnya.
Lebih lanjut Alda sampaikan, Ia hanya mengetahui program Ketapang tahun 2023 di Desa Setu Wetan melalui Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang telah di Musyawarah Desa (Musdes) kan saat itu.
“yang saya tahu sudah ada di RKP pada saat Musdes,”ungkapnya.
Masih Alda mengenai adanya dugaan pemindahan lokasi program Ketapang Ikan Lele yang sebelumnya pada RKP ditempatkan di dusun satu namun realisasinya diduga kuat ditempatkan di dusun 02 kembali Alda sampaikan dirinya tidak mengetahui akan hal itu.
“dan kalau untuk pemindahan ini saya belum tahu,”sambungnya.
Adanya berbagai dugaan yang ada pada program Ketapang Desa Setu Wetan Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, Hevazy Aldhary pastikan pihaknya bersama Kasi Pemerintahan Kecamatan Weru akan bergegas menindaklanjuti adanya dugaan yang telah dipublikasikan pada media cetak maupun online yang ada.
“nanti saya akan tindaklanjuti dengan Pak Kasi Pemerintah,”tutup Hevazy Aldhary.(Sur)















